ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Iran Tutup Selat Hormuz karena AS Langgar Kesepakatan Damai

Sabtu, 20 Juni 2026 | 22:08 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Selat Hormuz.
Selat Hormuz. (ISNA via AP/Amirhosein Khorgooi)

Teheran, Beritasatu.com - Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz sebagai respons atas dugaan pelanggaran kesepakatan damai oleh Amerika Serikat serta berlanjutnya serangan Israel di Lebanon. Keputusan tersebut menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah dan berpotensi mengganggu jalur perdagangan energi global.

Pernyataan itu disampaikan Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, komando militer utama Iran, pada Sabtu (20/6/2026). Menurut militer Iran, Washington gagal menjalankan komitmennya dalam nota kesepahaman perdamaian yang sebelumnya disepakati.

Iran menilai salah satu poin utama dalam kesepakatan tersebut adalah penerapan gencatan senjata di seluruh front konflik, termasuk di Lebanon. Namun, serangan militer Israel di wilayah Lebanon selatan masih terus berlangsung.

ADVERTISEMENT

"Mengingat pelanggaran terang-terangan atas janji AS dan kegagalan mengimplementasikan klausul pertama nota kesepahaman untuk mengakhiri perang, serta sebagai respons terhadap pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan Israel di Lebanon selatan," kata Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya sebagaimana dikutip televisi nasional Iran, IRIB.

Sebagai tindak lanjut dari penilaian tersebut, Iran memutuskan mengambil langkah yang berdampak langsung terhadap lalu lintas pelayaran internasional.

"Penutupan Selat Hormuz dengan ini diumumkan," kata markas besar angkatan bersenjata Iran tersebut.

Menurut Iran, keputusan itu bukan hanya ditujukan kepada Amerika Serikat, tetapi juga sebagai tekanan agar Israel mematuhi komitmen yang tercantum dalam kesepakatan perdamaian. Teheran bahkan memperingatkan akan mengambil langkah tambahan apabila operasi militer Israel di Lebanon terus berlanjut.

Khatam Al-Anbiya menegaskan tindakan lebih lanjut dapat dilakukan jika tidak ada perubahan situasi di lapangan dan pelanggaran gencatan senjata tetap terjadi.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar internasional.

Jalur sempit tersebut menjadi lintasan utama ekspor minyak dari negara-negara produsen di kawasan Timur Tengah, sehingga setiap gangguan terhadap aktivitas pelayaran berpotensi memengaruhi pasokan energi dan harga minyak global.

Pengumuman Iran juga muncul hanya beberapa hari setelah lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz mulai pulih menyusul kesepakatan sementara antara Washington dan Teheran untuk membuka kembali jalur pelayaran komersial.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

EKONOMI
Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Trump Klaim AS Diam-diam Loloskan 87 Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

Trump Klaim AS Diam-diam Loloskan 87 Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Pelayaran Kapal Tanker Mulai Aktif Kembali di Selat Hormuz

Pelayaran Kapal Tanker Mulai Aktif Kembali di Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Harga Minyak Dunia Terkoreksi, BBM Nonsubsidi Berpeluang Ikut Turun?

Harga Minyak Dunia Terkoreksi, BBM Nonsubsidi Berpeluang Ikut Turun?

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon