23 Tim Ikut Turnamen Domino Hari Bhayangkara di Pesanggrahan
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 32 tim ambil bagian dalam turnamen domino Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polsek Pesanggrahan bersama Organisasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/6/2026). Tim berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pengemudi ojek online (ojol), jurnalis, pegawai swasta, hingga aparatur pemerintah.
Peserta antusias mengikuti pertandingan yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi. Kehadiran peserta lintas profesi menjadi bukti olahraga domino semakin diterima sebagai aktivitas positif yang inklusif dan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan, turnamen digelar setelah domino resmi menjadi cabang olahraga di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat sejak 21 Mei 2026.
“Artinya, olahraga domino sudah menjadi cabang olahraga resmi, legal, dan terdaftar. Berangkat dari hal itu, dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Pesanggrahan mengadakan turnamen domino,” ujar Seala.
Menurutnya, peserta berasal dari masyarakat umum dan sejumlah instansi pemerintah. Turnamen ini juga menjadi sarana untuk menjaring bibit atlet domino potensial.
“Siapa pun bisa menjadi atlet domino. Tidak memandang usia, latar belakang ataupun kondisi fisik. Olahraga ini bisa diterima semua lapisan masyarakat dan menjadi kegiatan positif yang dapat mempererat kebersamaan,” lanjutnya.
Ketua Bidang Humas Pengurus Besar Orado Henry Kurniadi menilai sinergi antara kepolisian dan Orado menjadi langkah positif dalam pengembangan olahraga domino di Indonesia.
“Kami menyambut sangat positif sinergi antara Polri dan PB Orado. Kegiatan ini menjadi langkah baik untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus membuka ruang pembinaan atlet domino,” kata Henry.
Menurut dia, setelah Orado resmi menjadi anggota KONI Pusat, peluang atlet domino untuk berkompetisi di level nasional semakin terbuka.
Orado juga tengah mempersiapkan langkah menuju pengakuan federasi internasional agar atlet domino Indonesia dapat berprestasi di panggung dunia.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan antarwarga dari berbagai latar belakang profesi dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




