Indeks-indeks Acuan Wall Street Ditutup Menguat, Dow Jones Ukir Rekor Baru
Sabtu, 2 Desember 2023 | 07:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indeks saham S&P 500 mencapai rekor tertinggi tahun 2023 pada Jumat (1/12/2023), memperpanjang reli November. Indeks ini naik sebesar 0,59%, ditutup pada 4.594,63. Nasdaq Composite juga mengalami kenaikan sebesar 0,55%, mencapai 14.305,03. Dow Jones Industrial Average menambah 294,61 poin atau 0,82%, ditutup pada 36.245,50.
Dow mencatatkan rekor baru pada Jumat, membawa kenaikan sepanjang tahun 2023 hingga hampir 9,4% dan menutup bulan terbaiknya dalam lebih dari setahun.
S&P 500 ditutup pada level tertinggi sejak Maret 2022. Saham-saham yang mendorong kenaikan indeks pasar luas ini termasuk Ulta Beauty dan Boston Properties, yang masing-masing naik 10,8% dan 11,2%. Paramount juga mengalami kenaikan sebesar 9,8%.
Pada Jumat, Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, menolak ekspektasi pasar terkait pemotongan suku bunga, menyatakan bahwa terlalu dini untuk menyimpulkan dengan keyakinan bahwa kebijakan moneter cukup restriktif.
Imbal hasil turun seiring reli saham selama hari itu, bahkan setelah komentar hati-hati Powell, karena para pedagang mengartikannya sebagai sinyal bahwa bank sentral setidaknya telah selesai dengan kenaikan suku bunga. Imbal hasil obligasi 10-tahun turun lebih dari 13 basis poin menjadi 4,213%.
Rally besar bulan November sebagian disebabkan oleh kepercayaan pedagang yang mulai yakin bahwa Fed telah selesai menaikkan suku bunga dan bahkan mungkin akan mulai memotongnya pada paruh pertama tahun depan. Fed selanjutnya akan memutuskan suku bunga pada 13 Desember.
Aksi hari Jumat datang setelah reli November yang luar biasa. Kenaikan November memutuskan tren penurunan tiga bulan. S&P dan Nasdaq masing-masing naik 8,9% dan 10,7%, mencatat kinerja bulanan terbaik mereka sejak Juli 2022. Dow melonjak 8,8% untuk bulan terbaiknya sejak Oktober 2022.
Minggu ini, S&P 500 menambah 0,77%, sementara Dow melonjak 2,4%. Nasdaq mengalami kenaikan sebesar 0,38%. Ini menandai minggu kelima berturut-turut kenaikan untuk indeks utama.
Desember biasanya merupakan bulan yang kuat bagi saham, dengan Desember yang mendahului pemilihan presiden umumnya memberikan hasil yang besar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




