BPS Sensus 28 Juta Pelaku Usaha
Senin, 14 September 2015 | 13:12 WIB
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) akan menggelar Sensus Ekonomi pada Mei 2016 mendatang. BPS menganggarkan dana Rp 3,4 triliun untuk menyurvei tidak kurang dari 28 juta pelaku usaha dan rumah tangga serta lembaga nirlaba.
Kepala BPS Suryamin mengatakan Sensus Ekonomi 2016 akan dilakukan selama dua tahun. Hasilnya baru bisa diumumkan pada akhir 2018. Survei tahun depan merupakan survei keempat, setelah sebelumnya dilakukan pada 1986, 1996, dan 2006.
"Direncanakan dari anggaran tahun 2016 sebesar Rp 3,4 triliun. Tapi ada kemungkinan dipotong anggarannya. Memang sangat besar, mengingat skala dan usaha yang akan disurvei. Sensus pertanian juga di atas Rp 3 triliun," katanya di Jakarta, Senin (14/9).
Menurut Suryamin, sensus ekonomi ini akan mencakup 19 sektor usaha, yakni pertambangan, pengolahan, listrik, pengadaan air, konstruksi, perdagangan, transportasi, akomodasi, teknologi informasi, jasa keuangan dan asuransi, real estat, jasa profesional, jasa persewaan, jasa pendidikan, kesehatan, kebudayaan, jasa pelayanan rumah tangga, badan atau organisasi internasional serta jasa lainnya.
Survei akan dimulai dengan pendataan jumlah usaha. Setelah itu, survei lebih mendalam dan lebih besar pada awal 2017.
"Hasil survei baru bisa diumumkan pada 2018. Sebagai perbandingan, pada Sensus Ekonomi 2006, ada 16,4 juta pelaku usaha, yang terbesar perdagangan 9,4 juta pelaku usaha," kata Suryamin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




