ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BNI Lanutkan Pendampingan Victoria Menjadi Bank Devisa

Kamis, 29 September 2016 | 16:55 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Acara pemecahan rekor Muri di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 15 September 2016. Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, dan Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati.
Acara pemecahan rekor Muri di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 15 September 2016. Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, dan Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati. (BNI/Ist)

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk melanjutkan pendampingan kepada PT Bank Victoria International Tbk untuk memperoleh status sebagai bank devisa.

Direktur Treasury dan Internasional BNI Panji Irawan di Jakarta, Kamis mengatakan, pendampingan tersebut akan turut meningkatkan kapasitas Bank Victoria melakukan transaksi kiriman uang (remitansi), perdagangan keuangan internasional (trade finance), treasuri, dan transaksi interbank lainnya.

Menurut dia, tugas BNI lebih menyasar peningkatan kapasitas SDM Bank Victoria untuk melakukan transaksi seperti bank devisa. "Kesepakatan ini juga membuahkan hasil berupa peningkatan transaksi antara BNI dan Bank Victoria," kata Panji usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Bank Victoria.

Menurut Panji, selain Bank Victoria, terdapat beberapa bank lain, yang ingin didampingi BNI untuk menjadi bank devisa. Sebelumnya, kesepakatan Bank Victoria dan BNI telah terjalin pada 2015. Kerja sama kali ini juga berjangka waktu satu tahun.

ADVERTISEMENT

Dipilihnya BNI, karena bank tersebut merupakan bank perdana yang memiliki kantor cabang di luar negeri. BNI juga saat ini memiliki enam kantor cabang di luar negeri dan memiliki jaringan 1.800 gerai remitansi.

Direktur Utama Bank Victoria Daniel Budirahayu mengatakan pendampingan tersebut sangat penting untuk mempercepat perolehan status bank devisa dari Otoritas Jasa Keuangan. Jika sudah mendapat status bank devisa, Victoria dapat menggenjot bisnisnya melalui layanan remitansi, pembiayaan perdagangan, dan juga kegiatan bank devisa pada umumnya.

"Dengan adanya kerja sama BNI da Bank Victoria dalam transaksi perbankan khususnya transaksi internasional, baik transaksi 'trade finance', remitansi maupun treasuri, hal ini akan meningkatkan daya saing Bank Victoria di industri perbankan," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BBNI Jadi Primadona, Dana Rp 200 Triliun Dorong Saham Makin Atraktif

BBNI Jadi Primadona, Dana Rp 200 Triliun Dorong Saham Makin Atraktif

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon