Properti News
Program Bedah Rumah Kemenpera Dapat Dukungan BUMN
Kamis, 9 Agustus 2012 | 09:30 WIB
Apabila dana CSR difokuskan untuk bedah rumah, menjadikan pengentasan kemiskinan lebih sinergis.
Dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) badan usaha milik negara (BUMN) di Bali, pada 2012, mayoritas diarahkan untuk membantu pelaksanaan Program Bedah Rumah.
"Sebelum diadakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BUMN dengan Pemprov Bali, dana CSR dari perusahaan-perusahaan besar di daerah ini lebih diarahkan untuk program kemitraan bina lingkungan (PKBL), misalnya untuk kebencanaan dan beasiswa," Ketut Susrama, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (8/9).
Menurutnya, dengan dana CSR difokuskan untuk bedah rumah, menjadikan kegiatan pengentasan kemiskinan lebih sinergis dengan program pemerintah daerah.
"Mereka dari perusahaan bersangkutan yang mengerjakan bedah rumah, sedangkan datanya dari kami lengkap dengan nama dan alamat serta sudah diverifikasi," ucapnya.
Susrama mengatakan, hingga saat ini di Bali masih terdapat sekitar 10 ribu rumah belum layak huni yang ditempati oleh warga miskin.
"Semula jumlah rumah tak layak huni mencapai 15.385 unit, lebih dari 5.000 rumah sudah berhasil ditangani melalui program bedah rumah dari Pemprov Bali maupun dana CSR perusahaan," ujarnya.
Pemprov Bali tahun 2012 menargetkan dapat 'membedah' sebanyak 1.550 unit rumah tak layak huni dengan bantuan Rp 20 juta bagi tiap penerima program bedah rumah.
Dengan sinergisitas penanganan rumah tidak layak huni, ucap dia, bukan berarti dana CSR tidak diarahkan untuk upaya-upaya yang lain.
"Program pengembangan UMKM, pendidikan, kebencanaan masih tetap, hanya porsinya yang diperkecil," kata Susrama.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan 33 BUMN yang beroperasi di Pulau Dewata pada 18 April 2012 telah menandatangani kesepakatan bersama tentang sinkronisasi program tanggung jawab sosial.
Direktur Utama Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Ida Bagus Wirajaya selaku Koordinator BUMN wilayah Bali mewakili ke-33 BUMN itu mengatakan, dana CSR dan PKBL dari BUMN yang akan disalurkan ke Bali pada 2012 sekitar Rp 2 miliar.
Dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) badan usaha milik negara (BUMN) di Bali, pada 2012, mayoritas diarahkan untuk membantu pelaksanaan Program Bedah Rumah.
"Sebelum diadakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BUMN dengan Pemprov Bali, dana CSR dari perusahaan-perusahaan besar di daerah ini lebih diarahkan untuk program kemitraan bina lingkungan (PKBL), misalnya untuk kebencanaan dan beasiswa," Ketut Susrama, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (8/9).
Menurutnya, dengan dana CSR difokuskan untuk bedah rumah, menjadikan kegiatan pengentasan kemiskinan lebih sinergis dengan program pemerintah daerah.
"Mereka dari perusahaan bersangkutan yang mengerjakan bedah rumah, sedangkan datanya dari kami lengkap dengan nama dan alamat serta sudah diverifikasi," ucapnya.
Susrama mengatakan, hingga saat ini di Bali masih terdapat sekitar 10 ribu rumah belum layak huni yang ditempati oleh warga miskin.
"Semula jumlah rumah tak layak huni mencapai 15.385 unit, lebih dari 5.000 rumah sudah berhasil ditangani melalui program bedah rumah dari Pemprov Bali maupun dana CSR perusahaan," ujarnya.
Pemprov Bali tahun 2012 menargetkan dapat 'membedah' sebanyak 1.550 unit rumah tak layak huni dengan bantuan Rp 20 juta bagi tiap penerima program bedah rumah.
Dengan sinergisitas penanganan rumah tidak layak huni, ucap dia, bukan berarti dana CSR tidak diarahkan untuk upaya-upaya yang lain.
"Program pengembangan UMKM, pendidikan, kebencanaan masih tetap, hanya porsinya yang diperkecil," kata Susrama.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan 33 BUMN yang beroperasi di Pulau Dewata pada 18 April 2012 telah menandatangani kesepakatan bersama tentang sinkronisasi program tanggung jawab sosial.
Direktur Utama Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Ida Bagus Wirajaya selaku Koordinator BUMN wilayah Bali mewakili ke-33 BUMN itu mengatakan, dana CSR dan PKBL dari BUMN yang akan disalurkan ke Bali pada 2012 sekitar Rp 2 miliar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




