Luhut: Hilirisasi Industri Berlanjut Pengembangan Industri Baru
Rabu, 12 Oktober 2022 | 11:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com– Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menekankan program hilirisasi akan terus berlanjut, sementara pengembangan industri baru telah dilakukan. Indonesia tidak lagi mengandalkan ekspor komoditas mentah, tetapi beralih ke industri bernilai tambah.
"Dulu kita ekspor nickel ore, saat ini kita ekspor besi dan baja, nantinya kita menuju ekspor baterai lithium dan mobil listrik," kata dia saat Investor Daily Summit 2022, di Jakarta, Rabu (12/10/2022).
Luhut memaparkan dalam 8 tahun terakhir, Indonesia telah mentransformasi ekonomi menjadi lebih efisien, lebih maju, dan tidak terlalu bergantung pada komoditas. Hal ini dicapai melalui hilirisasi industri, peningkatan efisiensi melalui digitalisasi, dan transformasi pedesaan.
Salah satu program pemerintah adalah pengembangan Kawasan Industri Kalimantan Utara (Kaltara), yang dinilai akan menjadi game changer. Opsi-opsi suplai energi untuk kawasan ini, antara lain ad interim pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang bersifat sementara, menarik jaringan transmisi dari Jawa, serta mengembangkan energi terbarukan. "Yang fair price, affordable, dan timely," tegas Luhut.
Selain itu, ada sejumlah industri baru yang akan berkembang di Kawasan Industri Kaltara yang tengah disiapkan yakni industri petrokimia terbesar (4x16 juta ton), electronic alumina (3 juta ton), besi dan baja (5 juta ton), new energy battery (265 giga watt hour/GWh), serta industrial and polycristalline silicon (1,4 juta ton).
Investasi senilai US$ 132 miliar ini akan menghasilkan 160.000 lapangan kerja, 10 giga watt (GW) solar, dan 10 GW hydro power.
Hilirisasi akan mendorong peningkatan ekspor dan pengembangan industri lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat
EKONOMIBERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




