ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Israel Intensifkan Serangan ke Gaza, 700 Orang Tewas dalam 24 Jam

Senin, 4 Desember 2023 | 10:24 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES

Warga Palestina menangisi kematian kerabat mereka akibat pengeboman Israel di Jalur Gaza, di rumah sakit di Khan Younis, Minggu, 3 Desember 2023.
Warga Palestina menangisi kematian kerabat mereka akibat pengeboman Israel di Jalur Gaza, di rumah sakit di Khan Younis, Minggu, 3 Desember 2023. (AP/AP)

Gaza, Beritasatu.com – Sebanyak 700 warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel dalam 24 jam terakhir di Gaza, saat tentara Israel menggempur wilayah Kota Khan Younis, kota terbesar kedua di wilayah Gaza.

Kantor media Pemerintahan Gaza mengatakan kepada Al Jazeera pada Minggu (3/12/2023), bahwa ratusan warga Palestina tewas sejak Israel melanjutkan pengeboman setelah gencatan senjata tujuh hari berakhir pada Jumat.

Lebih dari 1,5 juta orang telah mengungsi, sebagian besar dari mereka berasal dari Gaza utara, sejak Israel melancarkan serangan militer pada 7 Oktober sebagai pembalasan atas aksi yang dilakukan Hamas.

ADVERTISEMENT

Pada Minggu, terjadi pengeboman hebat di Khan Younis, Rafah, dan beberapa bagian utara Gaza yang menjadi sasaran serangan udara dan darat Israel.

“Ke mana pun Anda pergi, selalu ada anak-anak yang mengalami luka bakar tingkat tiga, luka pecahan peluru, cedera otak, dan patah tulang,” Jelas juru bicara global UNICEF James Elder.

“Para ibu menangisi anak-anak yang sepertinya sudah beberapa jam lagi menuju kematian. Saat ini sepertinya seperti zona kematian,” katanya.

Menurut jurnalis Associated Press, rumah sakit utama di Khan Younis menerima tiga orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka pada Minggu pagi akibat serangan udara Israel yang menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di bagian timur kota.

Selain itu, sebanyak jenazah 31 orang yang tewas dalam pengeboman Israel di wilayah tengah Jalur Gaza dibawa ke Rumah Sakit Al-Aqsa di Kota Deir el-Balah di Gaza tengah.

Di Gaza utara, tim penyelamat dengan sedikit peralatan bergegas pada hari Minggu untuk menggali puing-puing bangunan di kamp pengungsi Jabaliya dan lingkungan lain di Kota Gaza untuk mencari korban selamat dan mayat.

Harapan akan adanya gencatan senjata di masa depan pupus pada hari Sabtu (2/12/2023), ketika Israel menarik negosiator dari ibu kota Qatar, Doha, dengan mengatakan bahwa perundingan telah menemui jalan buntu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Palestina Gelar Pemilu di Tepi Barat dan Gaza, Akhir Kekuasaan Hamas?

Palestina Gelar Pemilu di Tepi Barat dan Gaza, Akhir Kekuasaan Hamas?

INTERNASIONAL
Spanyol Tarik Dubes dari Israel, Hubungan Diplomatik Memanas

Spanyol Tarik Dubes dari Israel, Hubungan Diplomatik Memanas

INTERNASIONAL
Israel Tolak Negara Palestina Jelang Voting Penting di DK PBB

Israel Tolak Negara Palestina Jelang Voting Penting di DK PBB

INTERNASIONAL
Tenda Bocor dan Banjir, Warga Gaza Hadapi Musim Dingin Berat

Tenda Bocor dan Banjir, Warga Gaza Hadapi Musim Dingin Berat

INTERNASIONAL
Laporan Rahasia AS yang Bocor Ungkap Israel Langgar HAM di Gaza

Laporan Rahasia AS yang Bocor Ungkap Israel Langgar HAM di Gaza

INTERNASIONAL
Netanyahu: Israel Tentukan Pasukan Asing di Gaza, Turki Ditolak! RI?

Netanyahu: Israel Tentukan Pasukan Asing di Gaza, Turki Ditolak! RI?

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon