ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Dia, Wanita Kulit Hitam Pertama yang Jabat Hakim MA di AS

Jumat, 8 April 2022 | 14:58 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Ketanji Brown Jackson
Ketanji Brown Jackson (Xinhua/Ting Shen)

Washington, Beritasatu.com- Ketanji Brown Jackson menjadi wanita kulit hitam pertama di mahkamah agung Amerika Serikat (AS). Pada Kamis (7/4/2022), senat AS mengukuhkan Hakim Ketanji Brown Jackson untuk memilih Mahkamah Agung dengan suara 53-47.

Seperti dilaporkan Xinhua, hanya tiga anggota Senat Republik yang bergabung dengan Demokrat dan independen dalam mendukung Jackson menjadi wanita Afrika-Amerika pertama di pengadilan tertinggi.

Sejak Juni 2021, Jackson telah bertugas di Pengadilan Banding AS untuk wilayah D.C yang sering disebut sebagai pengadilan paling kuat kedua di negara itu.

Baca Juga: Hakim AS Bakal Bebaskan Tanpa Syarat Penembak Presiden Ronald Reagan

ADVERTISEMENT

Presiden AS Joe Biden mengumumkan pada akhir Februari pencalonan Jackson untuk menggantikan Hakim Agung liberal Stephen Breyer, yang akan pensiun musim panas ini. Namun Jackson tidak akan dilantik sampai setelah Breyer meninggalkan jabatannya.

Biden dan Jackson menyaksikan pemungutan suara Senat, yang sebagian besar terjadi di sepanjang garis partai, dari Ruang Roosevelt di Gedung Putih pada Kamis sore.

"Konfirmasi Hakim Jackson adalah momen bersejarah bagi bangsa kita,"cuit Biden dengan foto dirinya saat berswafoto dengan Jackson.

Baca Juga: Hakim AS Cabut Larangan Pemuda Usia 18 Tahun Beli Pistol

Selain memecahkan hambatan sebagai wanita kulit hitam pertama di bangku cadangan, Jackson sekarang menjadi orang kulit hitam Amerika ketiga yang pernah menjabat sebagai hakim Mahkamah Agung.

"Ini adalah hari yang indah, hari yang menggembirakan dan hari yang menginspirasi bagi Senat dengan Mahkamah Agung dan untuk Amerika Serikat. Hakim Jackson dalam segala hal dan dalam segala hal adalah seorang ahli hukum yang brilian," kata Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer.

Saat pengangkatan hakim di Mahkamah Agung dimaksudkan untuk menjadi apolitis, sidang konfirmasi Jackson telah menjadi urusan politik penuh.

Baca Juga: Hakim AS Tunda Perintah Larangan TikTok

Partai Republik menghabiskan sidang untuk menginterogasi catatan hukuman Jackson di bangku federal, termasuk hukuman yang dijatuhkannya dalam kasus pornografi anak, yang menurut mereka terlalu ringan. Partai Republik juga berusaha melukis Jackson sebagai sayap kiri radikal dalam opini peradilannya.

"Ketika sampai pada salah satu keputusan paling penting yang dapat dibuat seorang presiden – penunjukan seumur hidup ke pengadilan tertinggi kami – pemerintahan Biden membiarkan kaum radikal menjalankan pertunjukannya," kata pemimpin Senat dari Partai Republik Mitch McConnell.

Tapi Demokrat dan Jackson mengatakan dia sejalan dengan hakim lain dalam keputusannya.

Baca Juga: Hakim AS Tegaskan Rencana Swap Obligasi Argentina Adalah Ilegal

"Saya telah menjadi hakim selama hampir satu dekade sekarang, dan saya mengambil tanggung jawab dan tugas saya untuk menjadi independen dengan sangat serius," kata Jackson selama persidangan.

Jackson mengatakan kepada legislator bahwa hidupnya telah dibentuk oleh pengalaman orang tuanya dengan segregasi rasial dan undang-undang hak-hak sipil yang diberlakukan 10 tahun sebelum dia lahir.

"Saya memutuskan kasus dari sikap netral. Saya mengevaluasi fakta, dan saya menafsirkan dan menerapkan hukum pada fakta-fakta kasus di hadapan saya, tanpa rasa takut atau mendukung, sesuai dengan sumpah pengadilan saya," tambah wanita berusia 51 tahun itu.

Baca Juga: Hakim AS Tidak Menyesal Hanya Hukum Pemerkosa Gadis 30 hari

Jackson pernah kuliah di Universitas Harvard, menjabat sebagai pembela umum, bekerja di firma hukum swasta dan diangkat sebagai anggota Komisi Hukuman AS selain sembilan tahun pengalaman di bangku federal.

Senator Ed Markey, seorang Demokrat Massachusetts, mengatakan pada Kamis bahwa Jackson adalah "inspirasi".

"Saya bangga telah memberikan suara saya untuk mendukung konfirmasi bersejarah Hakim Ketanji Brown Jackson. Selamat Hakim Jackson. Anda adalah inspirasi bagi kita semua dan akan membawa perspektif dan suara yang sangat dibutuhkan ke pengadilan tertinggi negara kita," pujinya di Twitter.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

INTERNASIONAL
AS Siapkan Anggaran US$ 1,5 T untuk Perang Drone pada 2027

AS Siapkan Anggaran US$ 1,5 T untuk Perang Drone pada 2027

INTERNASIONAL
Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tanda AS Hilang Arah?

Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tanda AS Hilang Arah?

INTERNASIONAL
Trump Serang Meloni soal Iran, Hubungan AS-Italia Memanas

Trump Serang Meloni soal Iran, Hubungan AS-Italia Memanas

INTERNASIONAL
Oposisi Israel Sebut Gencatan Senjata AS‑Iran sebagai Bencana

Oposisi Israel Sebut Gencatan Senjata AS‑Iran sebagai Bencana

INTERNASIONAL
Matt Turner Kembali, Perebutan Posisi Kiper Utama AS Memanas

Matt Turner Kembali, Perebutan Posisi Kiper Utama AS Memanas

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon