ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Misa Malam Paskah, Paus Fransiskus Kecam Kekejaman Perang di Ukraina

Minggu, 17 April 2022 | 11:15 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Paus Fransiskus berjalan melewati (dari kanan) anggota parlemen Ukraina Rustem Umerov, wali kota kota Melitopol, Ivan Fedorov, dan anggota parlemen Ukraina Maria Mezentseva dan Olena Khomenko, selama Vigili Paskah Paus di Basilika Santo Petrus di Vatikan.
Paus Fransiskus berjalan melewati (dari kanan) anggota parlemen Ukraina Rustem Umerov, wali kota kota Melitopol, Ivan Fedorov, dan anggota parlemen Ukraina Maria Mezentseva dan Olena Khomenko, selama Vigili Paskah Paus di Basilika Santo Petrus di Vatikan. (AFP)

Vatican City, Beritasatu.com - Paus Fransiskus mengecam kekejaman perang di Ukraina pada Misa malam Paskah yang dia hadiri tapi tak dipimpinnya, kemungkinan karena sakit kaki yang memaksanya untuk membatasi kegiatan pada Sabtu (16/4/2022).

Misa dihadiri oleh Ivan Fedorov, wali kota Melitopol, yang ditahan oleh pasukan Rusia bulan lalu dan kemudian dibebaskan dalam pertukaran tahanan.

Kardinal Italia Giovanni Battista Re menggantikan Paus memimpin kebaktian itu, yang melibatkan prosesi dalam kegelapan hampir menyeluruh di bagian tengah gereja terbesar Dunia Kekristenan itu.

Baca Juga: Dibayangi Isu Perang Ukraina, Paus Fransiskus Pimpin Kebaktian Jumat Agung

ADVERTISEMENT

Paus duduk di depan Basilika Santo Petrus di kursi putih besar di samping, tampak waspada dan berdiri selama pembacaan Injil.

Dia membaca homili sambil duduk tapi dengan suara normal dan kemudian bangkit untuk membaptis tujuh orang yang memeluk Agama Katolik.

Paus berpaling dari teks yang disiapkan untuk menyapa Fedorov, keluarganya dan tiga anggota parlemen Ukraina yang duduk di depan.

Dia berbicara tentang "kegelapan perang, kekejaman".

"Kami semua berdoa untukmu dan bersamamu. Kami berdoa karena ada begitu banyak penderitaan. Kami hanya bisa menemanimu, doa kami dan berkata kepadamu 'jangan berkecil hati, kami menemanimu,'" kata Fransiskus.

Dia mengakhiri dengan mengatakan "Kristus telah bangkit" dalam bahasa Ukraina.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon