ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Zelensky Hentikan Wawacara yang Mengarah Dukung Trump

Jumat, 3 Juni 2022 | 15:27 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Antara/Reuters)

Kyiv, Beritasatu.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menghentikan wawancara dengan Newsmax yang mengarahkannya ke dukungan untuk mantan Presiden AS Donald Trump.

Zelensky merasa diarahkan untuk mengatakan, bahwa tidak akan ada perang di Ukraina jika mantan Trump masih menjadi presiden AS.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa lalu, ketika Zelensky diwawancarai oleh Rob Schmitt, pembawa berita Newsmax, di Kyiv, ibu kota Ukraina tentang invasi Rusia ke Ukraina.

Schmitt bertanya kepada Zelensky: "Apakah Anda berpikir bahwa kepemimpinan Amerika berbeda saat ini, dan apakah Anda berpikir bahwa kepemimpinan Barat yang berbeda, mungkin telah mencegah agresi ini?

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Presiden Zelensky Kunjungi Pasukan Ukraina di Garis Depan

"Ada banyak orang Amerika yang percaya bahwa jika seseorang seperti Donald Trump masih berada di Gedung Putih, invasi ini tidak akan terjadi. Apa tanggapan Anda?"

Zelensky menanggapi dengan mengatakan, dia berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Presiden AS Joe Biden, dan bahwa yang paling penting bagi Ukraina adalah dukungan dari publik Amerika, terlepas dari partai mana yang berkuasa.

Zelensky berkata: "Yah, saya percaya apa yang paling penting adalah bantuan dari orang-orang Amerika Serikat. Mereka membayar pajak, dan uang yang dialokasikan untuk mendukung Ukraina berasal dari pajak, dan itu semua adalah kemanusiaan, keuangan. , dukungan militer ke Ukraina. Jadi saya berterima kasih kepada presiden Amerika Serikat saat ini serta mereka yang ada di partai politik yang mendukung kami."

"Saya minta maaf jika saya akan mengatakan sesuatu yang tidak Anda sukai, tetapi bagi kami sebagai negara yang sedang berperang, tidak masalah apakah itu Demokrat atau Republik. Rakyat Amerika Serikat yang mendukung kami," dia berkata.

Zelensky kemudian menambahkan: "Saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika presiden, jika Donald Trump akan menjadi presiden Amerika Serikat untuk situasi ini, jadi saya tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Zelensky Sebut Rusia Tak Punya Niat Berdamai

Zelensky Sebut Rusia Tak Punya Niat Berdamai

INTERNASIONAL
Ukraina Krisis, Zelensky Akui Tak Mampu Lagi Biayai 800.000 Tentara

Ukraina Krisis, Zelensky Akui Tak Mampu Lagi Biayai 800.000 Tentara

INTERNASIONAL
Trump Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Raksasa Minyak Rusia

Trump Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Raksasa Minyak Rusia

INTERNASIONAL
Hungaria Pastikan Putin Aman Masuk Negaranya untuk Bertemu Trump

Hungaria Pastikan Putin Aman Masuk Negaranya untuk Bertemu Trump

INTERNASIONAL
Trump Ancam Kirim Rudal ke Ukraina jika Perang dengan Rusia Berlanjut

Trump Ancam Kirim Rudal ke Ukraina jika Perang dengan Rusia Berlanjut

INTERNASIONAL
Zelensky Bahas Sanksi Rusia dan Produksi Senjata Bersama Utusan AS

Zelensky Bahas Sanksi Rusia dan Produksi Senjata Bersama Utusan AS

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon