Tema dan Logo Peringatan Hari Lahir Pancasila 2024
Sabtu, 1 Juni 2024 | 08:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni. Munculnya Hari Lahir Pancasila merupakan hasil dari gagasan Ir Soekarno saat menjelaskan tentang rumusan sila lima dasar negara di sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Indonesia telah merilis tema dan logo yang akan digunakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Berikut ini tema, logo, dan filosofi untuk memperingati Hari Lahir Pancasila 2024.
Tema Hari Lahir Pancasila 2024
Berdasarkan surat edaran yang dirilis oleh BPIP Indonesia, tema yang diusung untuk memperingati Hari Lahir Pancasila 2024 adalah “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”.
Tema yang digagas menyatakan Pancasila menjadi pemersatu bangsa Indonesia dengan semua perbedaan yang dimiliki oleh setiap daerah. Persatuan ini diharapkan dapat menyambut Indonesia Emas pada 2045, ketika Indonesia memasuki usia 100 tahun.
Logo dan Filosofi Peringatan Hari Lahir Pancasila 2024
Sandya Taru adalah karakter visual yang digunakan dalam memperingati Hari Lahir Pancasila 2024. Sandya Taru merupakan pohon persatuan yang mencerminkan persatuan, gotong royong, dan kesetaraan. Dia juga sosok pengimplementasian dari sila ketiga yang berbunyi Persatuan Indonesia.
Pohon Persatuan
Fondasi yang menjadi logo pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2024 adalah batang pohon. Batang pohon yang dilapisi dengan deburan ombak di sisi kanan dan kiri melambangkan jiwa pemersatu yang kokoh dalam mengemban nilai Pancasila.
Penjaga dan Pertahanan
Ilustrasi burung garuda yang dilapisi tameng dengan empat helai bulu berwarna merah marun. Pada bagian ini menyimbolkan perekat dan pemersatu bangsa Indonesia yang beragam suku, agama, budaya, dan bahasa. Persatuan ini merupakan upaya untuk mempertahankan visi dan misi Indonesia emas di tengah tantangan global.
Generasi Penerus
Ilustrasi tunas yang terdapat di puncak berwarna emas. Tunas ini merepresentasikan upaya mencetak generasi emas penerus bangsa dengan kecerdasan yang komprehensif, berkarakter kuat, dan berperadaban unggul.
Gotong Royong
Visual yang dua manusia sedang bergandengan tangan menjelaskan gotong royong dalam mewujudkan pertumbuhan Negara yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
Globalisasi
Logo yang mengikat pada pohon persatuan berbentuk bulat sempurna. Logo ini memiliki arti saat usia Indonesia genap berusia 100 tahun, diharapkan Indonesia sudah menjadi negara yang maju, modern, dan sejajar dengan negara adidaya di dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




