ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Soal Kasus ACT, Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional

Jumat, 15 Juli 2022 | 09:41 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Suasana Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Jakarta setelah Kementerian Sosial mencabut izin penyelenggaraan pengumpulan uang dan barang lembaga filantropi tersebut pada Rabu 6 Juli 2022.
Suasana Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Jakarta setelah Kementerian Sosial mencabut izin penyelenggaraan pengumpulan uang dan barang lembaga filantropi tersebut pada Rabu 6 Juli 2022. (Antara/Asep Firmansyah)

Alang mengatakan ACT selama hampir 17 tahun telah berbuat nyata buat membantu anak bangsa yang tertimpa musibah. Seharusnya, persoalan yang muncul sekarang ini pemerintah bisa bersikap proporsional.

"Apakah karena ACT identik dengan lembaga Islam yang memiliki aset besar, lalu mereka patut diwaspadai? Kalau seperti itu cara berpikirnya, maka kita semua sudah zalim. Ini mengingat selama ini mereka telah berbuat nyata buat negeri ini ketika tertimpa musibah," ujarnya.

Pernyataan Alang ini berkaitan dengan munculnya pembentukan opini yang kurang tepat terkait ACT hingga adanya penyelewengan dana umat.

Baca Juga: Raih WTP, Eks Presiden ACT Sebut Tak Ada Penyimpangan Donasi

ADVERTISEMENT

"Sebagai muslim kita harusnya bertabayun. Apakah opini yang terbentuk itu valid atau memang sengaja diciptakan dengan motif-motif terselebung. Di sinilah kita harus bersikap kritis, jangan begitu saja percaya dengan narasi yang sebenarnya masih belum terverifikasi datanya," kata pencipta dan penyanyi lagu Ganti Presiden ini.

Sang Alang berharap permasalahan yang kini membelit ACT bisa menjadi pelajaran berharga bagi lembaga-lembaga sejenis. "Hikmahnya adalah kasus ACT ini telah membuka mata kita semua, semua amanah itu harus dijalankan secara baik. Lalu jangan pula kita begitu cepat memberikan penilaian terhadap sesuatu yang sebenarnya belum terverifikasi akurasinya. Sekali lagi, pemerintah harusnya bisa bijaksana," pintanya.

Baca Juga: Belum Rampung, Petinggi ACT Diperiksa Kelima Kalinya



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon