NTC: Perang Libya Segera Berakhir
Minggu, 9 Oktober 2011 | 07:26 WIB
Perang Libya bakal segera berakhir.
Akhir perang Libya semakin mendekat, tegas Menteri Pertahanan National Transitional Council (NTC) atau Dewan Transisi Nasional Libya Jalal al-Digheili, seperti dikutip dari kantor berita Tunisia, TAP Sabtu (8/10).
Pernyataan itu dikeluarkan saat Menteri Pertahanan Italia Ignazio La Russa dan Menhan Inggris Liam Fox berkunjung ke Tripoli.
Selama konferensi pers bersama, Digheili mengatakan bahwa para pejuang NTC telah memenangkan beberapa pertempuran di bagian Timur, Selatan dan Barat negara itu. "Masih ada kantong-kantong perlawanan, namun itu tidak akan berlangsung lama," tegas Digheili.
Sementara itu, pasukan NTC, dengan dukungan pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), terlibat dalam dua pertempuran yang menentukan dengan tentara loyalis pro-Gaddafi di kota Sirte dan Bani Walid.
Pasukan NTC baru-baru ini memperkuat kekuatan mereka dengan tambahan seribu prajurit di Bani Walid, sekitar 170 kilometer dari ibu kota Tripoli. Di kota ini tentara yang masih loyal kepada pemimpin terguling Muammar Khaddafi terus melakukan perlawanan selama lebih dari satu bulan terakhir.
Akhir perang Libya semakin mendekat, tegas Menteri Pertahanan National Transitional Council (NTC) atau Dewan Transisi Nasional Libya Jalal al-Digheili, seperti dikutip dari kantor berita Tunisia, TAP Sabtu (8/10).
Pernyataan itu dikeluarkan saat Menteri Pertahanan Italia Ignazio La Russa dan Menhan Inggris Liam Fox berkunjung ke Tripoli.
Selama konferensi pers bersama, Digheili mengatakan bahwa para pejuang NTC telah memenangkan beberapa pertempuran di bagian Timur, Selatan dan Barat negara itu. "Masih ada kantong-kantong perlawanan, namun itu tidak akan berlangsung lama," tegas Digheili.
Sementara itu, pasukan NTC, dengan dukungan pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), terlibat dalam dua pertempuran yang menentukan dengan tentara loyalis pro-Gaddafi di kota Sirte dan Bani Walid.
Pasukan NTC baru-baru ini memperkuat kekuatan mereka dengan tambahan seribu prajurit di Bani Walid, sekitar 170 kilometer dari ibu kota Tripoli. Di kota ini tentara yang masih loyal kepada pemimpin terguling Muammar Khaddafi terus melakukan perlawanan selama lebih dari satu bulan terakhir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




