Ajang Jazz Ijen Banyuwangi Digelar Akhir Pekan Ini

Selasa, 4 November 2014 | 20:48 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Poster Jazz Ijen Banyuwangi
Poster Jazz Ijen Banyuwangi (Istimewa)

Banyuwangi - Event pariwisata berbasis seni-budaya kembali menyemarakkan Kabupaten Banyuwangi. Terbaru, daerah berjuluk "The Sunrise of Java" ini akan menghelat acara "Jazz Ijen Banyuwangi" pada tanggal 8 November 2014, dengan mengambil lokasi di kaki Gunung Ijen Banyuwangi. Gelaran yang memadukan jazz dan musik etnik lokal itu digelar sebagai "pemanasan" menjelang Banyuwangi Beach Jazz Festival yang bakal digelar 6 Desember 2014 di Pantai Boom, Banyuwangi.

"Jazz Ijen Banyuwangi ini ibaratnya pemanasan, road to Banyuwangi Beach Jazz Festival pada 6 Desember mendatang. Dua event jazz ini juga menunjukkan dua budaya, yaitu budaya bahari dan budaya perkebunan. Tentu saja juga menunjukkan potensi wisata utama di Banyuwangi, yaitu pantai dan gunung," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Selasa (4/11).

Selain itu, kata dia, Jazz Ijen Banyuwangi dikemas sebagai aksi bermusik untuk kemanusiaan. Anas mengatakan, event ini sepenuhnya gratis. Namun, kata dia, wisatawan dan penonton yang hadir diwajibkan mendonasikan dana ke Palang Merah Indonesia (PMI) minimal Rp 5.000 dalam bentuk karcis Bulan Dana PMI. Dengan begitu, Anas memiliki keyakinan bahwa wisatawan bakal mendonasikan dana yang lebih besar dari donasi minimal tersebut.

"Pengelolaan dananya langsung ke PMI. Dananya akan digunakan untuk pengobatan kesehatan bagi penduduk di sekitar kaki Gunung Ijen, mulai pemeriksaan mata, operasi ringan, hingga masalah kesehatan lainnya. Tentu saja juga pemeriksaan kesehatan para warga yang menjadi penambang belerang dan pemandu wisata di Gunung Ijen," jelas Anas.

Anas menambahkan, konsep menikmati musik sambil beramal bisa lebih mudah meningkatkan kesadaran publik untuk meningkatkan solidaritas sosial. "Tujuan akhirnya bukan hanya berapa dana yang bisa dikumpulkan, tapi membangun solidaritas sosial," ujarnya.

Dia berharap, event ini bisa semakin memopulerkan Gunung Ijen sebagai destinasi wisata unggulan Banyuwangi. Gunung tersebut mempunyai kawah yang memancarkan api biru (blue fire) di malam hari. Kawah berapi biru tersebut hanya ada dua di dunia, yaitu di Islandia dan Gunung Ijen Banyuwangi.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Yanuar Bramuda menambahkan, Jazz Ijen Banyuwangi bakal menghadirkan sejumlah musisi terkemuka, seperti Fariz RM, Deddy Dhukun, Imaniar, Jalu Gatot Pratidina, Abraham Lembono, Franky Sadikin, Inang dan Idham Noorsaid, dan lain-lain. Selain itu, ada bintang muda Banyuwangi yang sedang naik daun, Suliana.

"Acara dimulai siang hari sekitar pukul 13.00 WIB dan berakhir pukul 19.30. Saat sore, wisatawan bisa sambil menikmati kopi atau cokelat khas Banyuwangi. Selain itu, tentu saja ada produk industri kreatif Banyuwangi yang dijajakan oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yanga ada," kata Bramuda.

Jazz Ijen Banyuwangi juga menandai peresmian Guest House milik Pemkab Banyuwangi di kaki Gunung Ijen atau yang biasa disebut sebagai kawasan Paltuding. Guest House itu telah dipercantik dengan perlengkapan memadai yang bisa memudahkan wisatawan untuk sesaat beristirahat saat akan mendaki atau setelah turun dari Gunung Ijen.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon