Kursi KOI-1 Memanas

Rabu, 1 Juli 2015 | 08:15 WIB
HS
B
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: B1
Seorang atlet mencium bendera merah putih disaksikan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo (kanan) ketika mengikuti pengukuhan dan pelepasan kontingen Sea Games ke-28 Singapura, di Jakarta, 25 Mei 2015. Antara/Wahyu Putro A
Seorang atlet mencium bendera merah putih disaksikan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo (kanan) ketika mengikuti pengukuhan dan pelepasan kontingen Sea Games ke-28 Singapura, di Jakarta, 25 Mei 2015. Antara/Wahyu Putro A

Jakarta – Bursa calon ketua umum (caketum) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mulai memanas. Tercatat ada tiga kandidat yang bakal bersaing memperebutkan kursi ketua umum KOI.

Diantaranya, Sekretaris Menpora Alfitra Salam yang juga Ketum PP Squash Indonesia, Wakil Ketua Umum V KONI Pusat Bidang Kerja Sama Luar Negeri dan Hukum Immanuel Robert Inkiriwang, dan Ketua KONI Provinsi Sumatera Selatan Mudai Madang.

"Tiga nama itu yang paling menonjol di bursa kandidat bakal calon (balon) ketua KOI 2015-2019. Mungkin saja ada balon (bakal calon) lainnya, tetapi masih malu-malu. Meskipun demikian, figur Bu Rita Subowo masih tetap dibutuhkan karena memiki jaringan intertasional yang kuat ," ujar praktisi olahraga Firmansyah Yongki Gindo di Jakarta, Selasa (30/6).

Rita Subowo telah menjabat Ketua KOI sudah lebih dari empat tahun dan dia diprediksi akan mempertahankan jabatannya pada Kongres yang akan digelar Oktober 2015.

Sehubungan dengan penyelenggaraan Asian Games XVIII/2018 ini disebut-sebut banyak yang mengincar jabatan ketua KOI.

Hal ini tampaknya terkait dengan adanya ketentuan bahwa ketua KOI adalah juga ketua penyelenggara (organizing committe) Asian Games XVIII/2018.

Sementara sudah dipastikan pula bahwa dana penyelenggaraan dari Asian Games XVIII/2018 yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan langsung diparkir di panitia penyelenggara.

"Itulah yang membuat bursa Ketua KOI jauh lebih ramai dibanding perebutan kursi ketum KONI Pusat," ungkap dia.

Sementara itu, antara bulan Oktober dan November 2015 juga akan digelar Mukernas KONI Pusat untuk menetapkan Ketua Umum 2015-2019.

Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman yang menjadi Ketum KONI Pusat sejak November 2011 juga disebut-sebut siap untuk mempertahankan jabatannya. Namun, hingga saat ini, belum ada tokoh yang disebut-sebut siap menantang Tono.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon