2017, Pertumbuhan Properti Lambat

Kamis, 15 Desember 2016 | 21:35 WIB
LR
B
Penulis: Laila Ramdhini | Editor: B1
Mahasiswa melihat maket Apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 di Depok, Rabu 14 Desember 2016.
Mahasiswa melihat maket Apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 di Depok, Rabu 14 Desember 2016. (Beritasatu Photo / Uthan A Rachim/Uthan A Rachim)

JAKARTA - Sejumlah kalangan memprediksi pasar properti tumbuh lambat pada 2017. Hal ini disebabkan kondisi ekonomi global dan nasional yang belum membaik serta daya beli masyarakat stagnan.

Vice President Chief Economist Bank Mandiri Dendi Ramdani, mengatakan, selama 2016 kondisi ekonomi makro Indonesia belum membaik sepenuhnya dari keterpurukan tahun sebelumnya. Adapun, kata Dendi, kebijakan fiskal yang berdampak langsung pada sektor properti yakni acuan suku bunga acuan dan pengampunan pajak (tax amnesty).

"Repo rate ini sudah turun beberapa bulan lalu. Sayangnya berdasarkan data historis, dampaknya baru bisa terasa setelah 6-9 bulan mendatang," kata Dendi di Jakarta, belum lama ini.

Sementara, Dendi mengatakan meskipun belum ada tanda pertumbuhan ekonomi di tahun ini, namun kepercayaan diri konsumen (consimer confidence) untuk membeli properti tidak menurun. Hal ini juga akan berpengarun pada daya beli masyarakat.

"Kalau mereka percaya ekonomi akan membaik maka mereka akan membelanjakan uangnya untuk properti meskipun masih ada beberapa resiko global," katanya.

Direktur Konsumer PT Bank Tabungan Negara (BTN) Handayani, mengatakan, dalam setahun ini, perbankan sedang memulihkan aset, juga mempersiapkan produk kredit pemilikan rumah (KPR) yang bisa membantu masyarakat untuk memiliki hunian.
Meski kondisi ekonomi belum juga membaik, kata Handayani, namun masyarakat tetap menyukai jenis investasi sektor riil seperti properti.

"Selain itu, pangsa pasar perumahan juga masih potensial, terutama karena backlog masih besar," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon