Kasus Skimming, Polri Sarankan Bank Pakai Chip

Rabu, 21 Maret 2018 | 17:52 WIB
FA
YD
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: YUD
Ratusan kartu ATM kloning hasil skimming.
Ratusan kartu ATM kloning hasil skimming. (BeritaSatu.com/Farouk Arnaz)

Jakarta— Mabes Polri menghimbau masyarakat berhati-hati dalam menggunakan kartu kredit dan kartu ATM. Ini menyusul kasus skimming yang marak terjadi belakangan ini.

"Ketika mengambil uang di ATM harus dilihat mesin ATM-nya benar apa enggak. Karena skimming itu menggunakan alat yang dipasang di (mulut) ATM,"kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Rabu (21/3).

Ada juga yang menggunakan mesin EDC sehingga begitu digesek, mesin itu mengambil dan menyalin data pengguna. Data itu lalu digunakan untuk membuat kartu salinan.

"Pada saat memberikan kartu kredit kita juga harus hati-hati. Kalau masuk SMS yang minta di tiga angka (di belakang kartu) itu enggak boleh diberikan ke orang lain. Kemudian menanyakan password atau nama ibu kandung enggak boleh kasih tahu orang," lanjutnya.

Setyo berharap tidak ada lagi korban skimming. Masyarakat diharapkan memahami bagaimana menggunakan kartu ATM dengan baik. Polri juga menghimbau pihak perbankan untuk menggunakan chip dalam kartu ATM-nya.

"Dalam teknologi perbankan juga dituntut menciptakan kartu yang tingkat security ditingkatkan. Memasang chip atau pengaman lain. Sehingga yang gak berhak akan sulit menggunakan kartu (salinan) tersebut," lanjutnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon