Menpora kepada Dahnil: Cari Tahu Pelapornya, Jangan Menuduh

Senin, 26 November 2018 | 17:46 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Imam Nahrawi
Imam Nahrawi (Beritasatu)

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyesalkan adanya kasus penyimpangan dana Kemah Pemuda yang dia inisiasi dan menyeret nama Pemuda Muhammadiyah menjelang digelarnya muktamar organisasi kepemudaan tersebut.

Imam mengatakan dia tidak ingin Muktamar Pemuda Muhammadiyah terganggu akibat kasus ini dan telah bertemu dengan ketuanya, Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Pemeriksaan waktu itu tidak ada apa pun dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) kemudian tiba-tiba sekarang menjelang muktamar Pemuda Muhammadiyah muncul isu seperti itu," kata Imam di Surabaya, Minggu (25/11).

"Saya kemarin bertemu dengan Saudara Dahnil, ketua umum, di kantor. Saya sampaikan tolong cari tahu siapa pelapornya, karena ini menjelang muktamar Pemuda Muhammadiyah."

"Jangan sampai kemudian menuduh atau bahkan membawa sesuatu yang tidak penting untuk dipublikasikan."

Akhir pekan kemarin di Polda Metro Jaya, Dahnil bicara panjang lebar soal kasusnya dan mengklaim bahwa Pemuda Muhammadiyah terlibat dalam acara ini dengan niat baik untuk membina kerukunan dengan GP Anshor -- organisasi kepemudaan yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama -- dan membantu pemerintah menghadapi masalah intoleransi.

Namun, ujarnya, dia kemudian malah dipanggil polisi dan dituduh korupsi.

"Padahal sejak awal, komitmen kami ingin membantu pemerintah karena tuduhan anti Islam segala macam, supaya meredam konflik horizontal dan macam-macam. Itu kemudian jawab dengan niat baik. Ternyata kami dituduh macam-macam," kata Dahnil.

Menpora mengatakan dia adalah inisiator kegiatan itu dengan "tujuan mulia mengembalikan ukhuwah" antara Pemuda Muhammadiyah dengan GP Anshor.

"Kalau soal inisiator, memang saya inisiatornya, Imam Nahrawi," kata Menpora.

GP Anshor mendapat alokasi dana Rp 3 miliar sementara Pemuda Muhammdiyah mendapat anggaran Rp 2 miliar. Dana Rp 2 miliar itu akhirnya dikembalikan kepada Menpora setelah Dahnil dan ketua panitia kegiatan Ahmad Fanani dipanggil dan diperiksa oleh Polda Metro.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon