5 Penumpang Fokker F-27 Tewas, 2 Kritis
Kamis, 21 Juni 2012 | 17:42 WIB
"Update terakhir, penumpang pesawat itu ada tujuh orang. Pilot, Co Pilot, satu siswa penerbang, dan empat kru pesawat."
Pesawat Fokker F27 A2708 yang terjatuh di Kompleks Rajawali, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, ditumpangi tujuh orang. Lima orang meninggal, dua lainnya kritis.
Sementara, pesawat yang take off pukul 13.10 dan jatuh pukul 14.45 itu, menimpa delapan rumah. Sejauh ini, empat korban tertimpa juga kritis.
"Update terakhir, penumpang pesawat itu ada tujuh orang. Pilot, Co Pilot, satu siswa penerbang, dan empat kru pesawat," ujar Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksamana Pertama TNI, Iskandar Sitompul, kepada Beritasatu.com, Kamis (21/6).
Dikatakan Iskandar, lima korban meninggal dunia dan dua lainnya kritis pada kejadian naas tersebut.
"Ada lima korban meninggal dunia dan dua orang lainnya kritis. Korban kritis, saat ini sedang dalam perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Angkatan Udara," tambahnya.
Lebih lanjut Iskandar mengungkapkan, rumah yang tertimpa kurang lebih ada delapan rumah. Sementara korbannya ada empat orang.
"Yang tertimpa ada kurang lebih delapan rumah. Ada korban empat. Saat ini kondisinya kritis dan sudah dilarikan ke rumah sakit," terangnya.
Sementara itu, Iskandar menjelaskan, nama-nama penumpang pesawat itu diantaranya, Pilot Mayor Penerbang Herry, Co Pilot Letnan Satu Paulus, siswa penerbang Letda Syahroni, Kapten Agus Haryadi, Sersan Mayor Sipu Mulanto, Sersan Satu Mulyadi, dan Sersan Satu Purwanto.
"Untuk nama-nama korban yang tertimpa masih didalami. Proses evakuasi masih berjalan. Pesawat itu take off pukul 13.10 dan jatuh 14.45, di perumahan Kompleks Rajawali, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur," tandasnya.
Pesawat Fokker F27 A2708 yang terjatuh di Kompleks Rajawali, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, ditumpangi tujuh orang. Lima orang meninggal, dua lainnya kritis.
Sementara, pesawat yang take off pukul 13.10 dan jatuh pukul 14.45 itu, menimpa delapan rumah. Sejauh ini, empat korban tertimpa juga kritis.
"Update terakhir, penumpang pesawat itu ada tujuh orang. Pilot, Co Pilot, satu siswa penerbang, dan empat kru pesawat," ujar Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksamana Pertama TNI, Iskandar Sitompul, kepada Beritasatu.com, Kamis (21/6).
Dikatakan Iskandar, lima korban meninggal dunia dan dua lainnya kritis pada kejadian naas tersebut.
"Ada lima korban meninggal dunia dan dua orang lainnya kritis. Korban kritis, saat ini sedang dalam perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Angkatan Udara," tambahnya.
Lebih lanjut Iskandar mengungkapkan, rumah yang tertimpa kurang lebih ada delapan rumah. Sementara korbannya ada empat orang.
"Yang tertimpa ada kurang lebih delapan rumah. Ada korban empat. Saat ini kondisinya kritis dan sudah dilarikan ke rumah sakit," terangnya.
Sementara itu, Iskandar menjelaskan, nama-nama penumpang pesawat itu diantaranya, Pilot Mayor Penerbang Herry, Co Pilot Letnan Satu Paulus, siswa penerbang Letda Syahroni, Kapten Agus Haryadi, Sersan Mayor Sipu Mulanto, Sersan Satu Mulyadi, dan Sersan Satu Purwanto.
"Untuk nama-nama korban yang tertimpa masih didalami. Proses evakuasi masih berjalan. Pesawat itu take off pukul 13.10 dan jatuh 14.45, di perumahan Kompleks Rajawali, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




