Penembakan Terhadap TNI Juga Terjadi di Waris, Papua

Senin, 2 Juli 2012 | 00:15 WIB
AW
B
Penulis: Antara/ Kristantyo Wisnubroto | Editor: B1
Ilustrasi
Ilustrasi (AFP)
Serangan sporadis ini terjadi secara beruntun di lokasi yang tidak berjauhan.
 
Penembakan oleh kelompok tidak dikenal terjadi di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Minggu sore, setelah pada pagi kelompok Operasi Papua Merdeka menembaki rombongan Danyonif 431 tak jauh dari Kampung Sawi Tami. 

Dari data sementara yang berhasil dihimpun Antara Jayapura di lapangan Minggu (1/7) malam, aksi penembakan di Waris terjadi terhadap tiga orang, dua anggota TNI dan satu warga sipil.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.45 WIT di kilometer 86. Mobil Danramil Distrik Web, Lettu Inf Supriadi jenis Suzuki Katana ditembaki dari arah tebing sehingga mengenai kaca spion sebelah kanan dan enam lubang bekas tembakan bersarang di pintu sebelah kanan.

Penembakan tersebut juga terjadi terhadap kendaraan roda dua milik warga, Seruber Pekikir yang juga melewati daerah tersebut.

Selang beberapa saat anggota Koramil Web, Sertu Sitompul yang juga tengah mengendarai sepeda motor mendapat tembakan dari arah tebing di kilometer 86.

Sertu Sitompul sempat tancap gas, tetapi karena motor yang dikendarainya mogok, dia berusaha membalas tembakan tersebut.
 
Rekannya Serka Heri yang sempat melihat mencoba membantu balas menembak sambil keduanya berlari menyelamatkan diri ke pos Satgas Kopasus terdekat sekalian meminta bantuan.

Sekitar pukul 16.15 WIT, pasukan gabungan TNI ke lokasi kejadian dan langsung menyisir daerah sekitar. Pasukan ini yang dipimpin Asintel Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Imam Santoso.

Dari hasil penyisiran tersebut didapatkan sebuah senjata api rakitan laras panjang dengan bekas selongsong amunisi jenis shot gun serta sebilah parang.

Kepala penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Ali Hamdan Bogra ketika dikonfirmasi via telepon seluler terkait aksi penembakan terhadap angotanya tersebut mengaku belum mengetahui secara pasti dengan kejadian itu.
 
"Saya belum mendapatkan laporan tentang itu," katanya.

Sebelumnya, pada pagi hari sekitar pukul 09.15 WIT di tidak jauh dari Kampung Sawi Tami, Kabupaten Keerom, Papua telah terjadi aksi penghadangan dan penembakan terhadap rombongan Danyonif 431 oleh kelompok bersenjata yang menamakan diri Operasi Papua Merdeka pimpinan Lambertus Pekikir.

Akibat penghadangan dan penembakan itu, seorang anggota TNI Yonif 431 terkena serpihan kaca mobil, dan di tempat terpisah juga ditemukan warga sipil, Johanes Yanafrom, 30, Kepala Kampung Sawi Tami, tewas tertembak di bagian kepala dan dada.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon