ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IDI Desak Pemerintah Segera Bayar Klaim RS dalam Tempo Sesingkat-singkatnya

Senin, 5 Juli 2021 | 23:13 WIB
MB
JM
Penulis: Maria Fatima Bona | Editor: JEM
Ilustrasi pasien Covid-19.
Ilustrasi pasien Covid-19. (AFP)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto mendesak pemerintah untuk segera membayar klaim rumah sakit (RS) dan insentif tenaga kesehatan (nakes) dengan birokrasi yang disesuaikan dengan kondisi pandemi.

"Segera bayar klaim Covid-19 rumah sakit dan insentif nakes tanpa birokrasi dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," kata Slamet pada rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR yang disiarkan secara virtual, Senin (5/7/2021).

Slamet menegaskan, situasi saat ini adalah kondisi pandemi yakni seperti kondisi perang. Seharusnya birokrasi disederhanakan sehingga tagihan rumah sakit sejak 2020 sampai 2021 dengan jumlah mencapai triliunan rupiah segera dibayar.

"Ini kondisi perang tapi diperlakukan seperti kondisi normal, sehingga tagihan klaim Covid-19 sejak tahun 2020 yang jumlahnya triliunan belum bisa diselesaikan," kata Slamet.

ADVERTISEMENT

Slamet mengatakan, temuan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap kelebihan uang muka 50% karena tidak memeriksa dana yang di dispute. Pasalnya, antara uang muka 50% dan tagihan tetap lebih tinggi tagihan klaim rumah sakit.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

IDI Nilai Nakes Perlu Terima MBG demi Jaga Kualitas Gizi

IDI Nilai Nakes Perlu Terima MBG demi Jaga Kualitas Gizi

NASIONAL
IDI Soroti Ketimpangan Penyebaran Dokter di Indonesia

IDI Soroti Ketimpangan Penyebaran Dokter di Indonesia

LIFESTYLE
Segera Tetapkan Dokter AY Tersangka, Polisi Kebut Cari Keterangan Ahli

Segera Tetapkan Dokter AY Tersangka, Polisi Kebut Cari Keterangan Ahli

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon