ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kualitas Dipertanyakan, Ini Berbagai Masalah yang Dialami Tesla Cybertruck

Senin, 13 Mei 2024 | 12:00 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Kualitas produksi Tesla Cybertruck dipertanyakan karena kerap mengalami masalah krusial.
Kualitas produksi Tesla Cybertruck dipertanyakan karena kerap mengalami masalah krusial. (Carscoops/IST)

Jakarta, Beritasatu.com - Kualitas produksi Tesla Cybertruck semakin diragukan banyak orang. Baru-baru ini Tesla Cybertruck baru malah mogok setelah dipakai sejauh 56 kilometer.

Dikutip Carscoops, Senin (13/5/2024), seorang pemiliki Tesla Cybertruck baru-baru ini mencurahkan kekesalannya mengenai mobil pikap listrik buatan Tesla miliknya yang tiba-tiba mogok. Padahal mobil listrik yang diproduksi di Texas, Amerika Serikat itu kondisinya benar-benar baru.

Bahkan odometer yang ada di Tesla Cybertruck itu menunjukkan jarak 56 kilometer. Jarak itu bahkan ditempuh karena pemilik mobil listrik itu harus mengambilnya sendiri dari dealer.

Sayangnya begitu Tesla Cybertruck diambil, mobil pikap listrik itu malah mogok. Lebih parahnya lagi saat mogok, Tesla Cybertruck miliknya itu malah mengalami kebocoran pelumas.

ADVERTISEMENT

Alhasil mobil pikap listrik itu benar-benar tidak bisa dikendarai sama sekali. "Tesla Cybertruck yang saya beli ternyata adalah Tesla Cybercrap," tulis pemilik mobil pikap listrik itu ke forum pemilik Tesla Cybertruck.

Masalah tersebut bukan hal baru buat Tesla Cybertruck. Sebelumnya Tesla sudah mengeluarkan imbauan penarikan kembali 4.000 unit Tesla Cybertruck karena masalah pedal akselerator.

Diketahui pedal gas Tesla Cybertruck disinyalir bisa terjepit dan membuat mobil pikap listrik itu bisa melaju tidak terkendali.

Selain masalah tersebut, Tesla Cybertruck juga dianggap berbahaya bagi pemiliknya sendiri. Beberapa pengguna Tesla Cybertruck mengaku kap bagasi mobil pikap listrik itu seperti tidak memiliki sensor ketika hendak menutup.

Jari pemilik Tesla Cybertruck pernah melukai pemiliknya ketika hendak menutup kap bagasi. Hingga saat ini Tesla belum merespons mengenai keluhan tersebut. 
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Percepat Pembangunan Pabrik Baterai, Tesla Tambah Investasi Rp 4,8 T

Percepat Pembangunan Pabrik Baterai, Tesla Tambah Investasi Rp 4,8 T

OTOTEKNO
Pegawai Tesla Ramai-ramai Tanda Tangani Model S dan Model X Terakhir

Pegawai Tesla Ramai-ramai Tanda Tangani Model S dan Model X Terakhir

OTOTEKNO
Model S dan X Disuntik Mati, Tesla Kini Fokus ke AI

Model S dan X Disuntik Mati, Tesla Kini Fokus ke AI

OTOTEKNO
BYD hingga Tesla Bantah Bermasalah dengan Regulator China

BYD hingga Tesla Bantah Bermasalah dengan Regulator China

OTOTEKNO
Tesla Model Y Jadi Mobil Pertama Lolos Uji Sistem Baru AS

Tesla Model Y Jadi Mobil Pertama Lolos Uji Sistem Baru AS

OTOTEKNO
Tesla Buatan China Laku Keras, Penjualannya Naik hingga 36 Persen

Tesla Buatan China Laku Keras, Penjualannya Naik hingga 36 Persen

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon