Honda Ungkap Alasan Penjualan Mobil Tanah Air Anjlok
Selasa, 20 Agustus 2024 | 23:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penjualan mobil Tanah Air tak bergairah pada 2024. Hal ini disebut karena ada beberapa faktor yang menyebabkan lesunya industri otomotif Indonesia.
Sales and Marketing After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat industri otomotif tidak berjalan secara positif pada 2024.
“Pertama, faktor ekonomi global , kedua ada masa pemilu, ketiga, ada faktor ekonomi nasional, dan keempat, non performing loan (NPL) juga tinggi ya kadang 6%,” kata Yusak Billy dikutip dari Antara, Selasa (20/8/2024).
Lebih lanjut, ia menambahkan, akibat NPL tinggi, perusahaan yang bergerak di jasa pembiayaan memberikan pengetatan terhadap nasabah yang hendak melakukan pembelian kendaraan baru pada 2024.
Maka, perlu ada pembahasan lebih lanjut bersama dengan perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam hal pembiayaan, sehingga penjualan kendaraan di Indonesia bisa lebih meningkat.
“Itu yang perlu kita komunikasikan dengan badan pembiayaan, untuk lebih meringankan masyarakat dalam memiliki mobil. Kalau permintaan untuk beli mobil banyak, cuma approval ini diperketat sama mereka,” ujar dia.
Berdasarkan data Gaikindo pada semester I 2024, industri otomotif mengalami penyusutan yang cukup besar sampai dengan 19,5%. Semester awal 2024, penjualan otomotif hanya bisa mencapai 408.012 unit dan menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 506.427 unit pada 2023 untuk purnajual.
Sedangkan ritel, industri ini hanya berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 431.987 unit atau turun sebesar 14% dari tahun sebelumnya yang berhasil mencapai 502.533 unit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




