Fatayat NU Kota Tangerang Gelar Santunan dan Khitanan Massal Gratis
Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:59 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Komitmen Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tangerang, Banten, untuk terus melakukan pengabdian terus dilakukan. Hal itu dibuktikan dengan menggelar santunan dan khitanan massal gratis.
Mengusung tema 'Meraih Kesalihan Sosial yang Mandiri, Peduli dan Senang Berbagi', peringatan Hari Santri Nasional 2021 Fatayat NU Kota Tangerang dikemas dalam khitanan massal dan santunan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Fatihah, Cipondoh, Sabtu (16/10/2021).
Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Tangerang, Nony Menawati menyampaikan santunan dan khitanan massal sebagai bentuk pengabdian Fatayat NU pada masyarakat. Sebagai kader NU harus senantiasa melakukan kebaikan pada sesama.
"Tanggung jawab manusia untuk melakukan pengabdian itu ada tiga komponen. Hablum Minallah, Hablum Minannas, dan Hablum Minal 'alam. Dan yang dilakukan Fatayat NU Kota Tangerang hari ini adalah sebagai bentuk kesalehan sosial," kata Nony dalam keterangan pers diterima Beritasatu.com, Sabtu (16/10/2021).
Nony menuturkan, khitanan massal yang dilaksanakan oleh Fatayat NU Kota Tangerang mendapat antusiasme lebih masyarakat. Peserta yang sudah daftar berjumlah 50 anak.
"Hingga pada hari terakhir, masih banyak yang ingin ikut, bahkan ada yang memaksa untuk ikut walaupun kuota sudah penuh, sampai hari ini masih ada yang datang minta untuk di khitan walaupun belum mendaftar," ujarnya.
Nony menambahkan, selain khitanan massal, Fatayat NU Kota Tangerang juga memberikan santunan kepada puluhan santri dhuafa Pondok Pesantren Al Fatihah dan masyarakat sekitar lokasi acara khitanan massal.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Kota Tangerang, Dedi Mahfudin mengatakan, khitanan massal ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional keluarga besar NU se-Kota Tangerang yang selalu diperingati setiap tanggal 22 Oktober.
"PCNU Kota Tangerang sekali lagi memberikan apresiasi kepada Fatayat yang sudah melakukan khitanan massal ini, serta berharap Fatayat tetap bersemangat dalam melakukan program-program kerjanya dan bisa bersinergi dengan PCNU dan juga pihak-pihak lain," ujar Dedi.
"Khitanan massal ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk membantu keluarga kurang beruntung secara ekonomi untuk mengkhitankan anaknya," tambahnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fatihah, KH Abdul Rasyid menyampaikan rasa terimakasih kepada Pengurus Cabang Fatayat NU Kota Tangerang. Ia berharap, kegiatan ini membawa manfaat dan berkah kepada semua, dan mohon maaf jika ada kekurangan dalam penyediaan tempat, mohon di maklumi.
"Mari kita doakan untuk yang akan dikhitan menjadi anak yang saleh dan selalu bertaqwa kepada Allah SWT," ucapnya.
Rosyid menyampaikan bahwa khitan adalah langkah awal sebagai anak lelaki untuk menuju jenjang baligh, salah satu kewajiban sebagai seorang muslim yang sudah kena hukum wajib melaksanakan semua perintah agama.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Cipondoh, Khotibul Imam memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kegiatan khitanan massal.
"Ini sebuah kegiatan yang konkret bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," ucapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam setiap kegiatan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan bagi warga yang belum divaksin untuk segera datang ke gerai-gerai vaksin yang ada di kelurahan masing-masing.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




