ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Temui Warga NU, Cabup Sleman Kustini Tegaskan Komitmen di Sektor Pertanian

Jumat, 27 September 2024 | 08:07 WIB
CN
MF
Penulis: Chandra Adi Nurwidya | Editor: DIN
Calon bupati petahana Sleman Kustini Sri Purnomo menghadiri acara Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kapanewon Cangkringan, Kamis, 26 September 2024 malam.
Calon bupati petahana Sleman Kustini Sri Purnomo menghadiri acara Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kapanewon Cangkringan, Kamis, 26 September 2024 malam. (Beritasatu.com/Chandra Adi Nurwidya)

Sleman, Beritasatu.com - Calon bupati petahana Sleman Kustini Sri Purnomo menghadiri acara Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kapanewon Cangkringan, Kamis (26/9/2024) malam, sebagai bagian dari agenda turun ke bawah (turba) yang diselenggarakan oleh PCNU Sleman. Dalam kesempatan tersebut, Kustini menyampaikan komitmennya untuk terus berinovasi dalam sektor pertanian, khususnya di wilayah Cangkringan.

"Wilayah Cangkringan ini mayoritas penduduknya bergerak di bidang pertanian. Saya dan Pak Kamto berkomitmen untuk melanjutkan inovasi di bidang pertanian, terutama dalam penyediaan bibit dan pupuk serta menciptakan ekosistem kemitraan," ujar Kustini di hadapan puluhan jamaah nahdiyin.

Menurut Kustini, Kabupaten Sleman telah lama dikenal sebagai lumbung pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan Cangkringan dan wilayah Sleman utara menjadi sentra hortikultura, terutama cabai dan padi. Dua komoditas tersebut rutin mengalami surplus setiap tahunnya, dengan cabai surplus lebih dari 5.000 ton dan padi lebih dari 80.000 ton.

ADVERTISEMENT

"Capaian ini terus kami dorong melalui sistem budidaya pertanian sehat. Kami mendorong penggunaan pupuk organik melalui berbagai pelatihan agar tanah tetap subur," tambahnya.

Kustini juga menekankan pentingnya inovasi dalam sektor pertanian, termasuk pusat inovasi hilirisasi pertanian, jaminan kecelakaan kerja, dukungan dana usaha, bantuan bibit dan pupuk, ekosistem agribisnis, serta kemitraan dengan industri. Ia juga berjanji untuk menambah alat pertanian modern guna mendukung produktivitas.

Selain sektor pertanian, Kustini menyatakan komitmennya terhadap pengembangan padukuhan melalui pemberian insentif tahunan. Insentif ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur lokal serta pemberdayaan masyarakat berbasis kesejahteraan.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC Cangkringan Tugino mengapresiasi rekam jejak Kustini dan pasangannya, Sukamto, dalam pengabdiannya di Sleman. "Harapan saya, wilayah Cangkringan dan Sleman secara umum dapat terus maju, baik dalam bidang pertanian, pendidikan, keagamaan, maupun kebudayaan," ujarnya.

Ketua TKP NU Sleman Mohammad Alfuniam menyatakan bahwa pasangan Kustini-Sukamto merupakan satu-satunya calon yang berkomitmen untuk memajukan NU di Sleman. Pasangan ini, menurutnya, memiliki kesepakatan untuk memajukan dakwah, keagamaan, sosial ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

"Proses ini telah berjalan hampir satu tahun dengan berbagai dinamika. Kesepakatan akhirnya jatuh kepada pasangan Kustini-Sukamto yang berani berkomitmen pada isu kebangsaan dan kemajuan Sleman, terutama di bidang keagamaan," tutup Alfuniam.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon