Suhendra Sebut KLB PSSI Digelar 2 November di Kalimantan

Suhendra Sebut KLB PSSI Digelar 2 November di Kalimantan
Ketua Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN) Suhendra Hadikuntono. ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Minggu, 18 Agustus 2019 | 18:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN) Suhendra Hadikuntono memastikan lokasi Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di Kalimantan. Tidak itu saja, tanggal KLB pun dapastikan 2 November 2019, sesuai keputusan KLB PSSI di Ancol, Jakarta, 27 Juni 2019 lalu.

“Kedaulatan PSSI ada di tangan voters (para pemilik suara, red). Berdasarkan hasil road show KPSN ke daerah-daerah, mereka menghendaki jadwal pelaksanaan KLB PSSI untuk memilih Ketua Umum dan Komite Esekutif PSSI seperti keputusan KLB PSSI di Ancol, yakni 2 November 2019, bukan 25 Januari 2020 seperti yang diklaim PSSI dikehendaki FIFA,” ucap Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono di sela-sela pertemuan dengan para voters di Samarinda, Kalimantan Timur, seperti rilis yang diterima redaksi, Minggu (18/8/2019).

Dalam pertemuan yang merupakan bagian dari “Ekspedisi Borneo KPSN 2019” itu, voters yang hadir antara lain Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim dan pengurus Persisam Samarinda. Sebelumnya, Suhendra beserta rombongan menyambangi Asprov PSSI Kalimantan Barat dan Asprov PSSI Kalimantan Tengah serta klub-klub sepak bola di kedua provinsi itu.

Menurut Suhendra, Kalimantan dipilih karena sebagai calon Ibu kota yang sudah dipilih Presiden Jokowi, juga sebagai bentuk terima kasih dan rasa syukur karena Presiden begitu perhatian terhadap kemajuan sepakbola dengan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepak Bola Nasional.

Suhendra menyatakan KLB PSSI untuk memilih Ketua Umum dan Komite Eksekutif PSSI digelar pada 25 Januari 2020 dengan dalih agar semua program PSSI berjalan dengan baik hanya alasan subyektif saja. Pasalnya, perwakilan FIFA dan Asian Football Confederation (AFC) juga hadir dalam KLB PSSI di Ancol itu. “Sudah jangan macam-macam lagi, hargai kesepakatan dan komitmen yang sudah dibangun para voters, atau saya 'gebuk'," tegasnya berseloroh.

KLB PSSI di Ancol pada 27 Juni lalu berhasil membentuk Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KLB). KP dan KBP inilah yang akan menyelenggarakan pemilihan Ketua Umum dan Komite Eksekutif PSSI, yang menurut keputusan KLB PSSI di Ancol akan digelar pada 2 November 2019.

Namun kemudian PSSI menetapkan waktu pelaksanaan KLB setelah menerima surat dari FIFA pada tanggal 8 Juni yang ditandatangani oleh Sekjen FIFA Fatma Samoura. Dilansir dari laman resmi PSSI, Selasa (11/6/2019), KLB akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2019 dan memiliki tiga agenda utama, yakni revisi statuta PSSI, revisi Kode Pemilihan PSS, dan memilih anggota baru untuk Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).

Pelaksanaan KLB ini mundur dua pekan dari jadwal semula. Sebelumya, KLB dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2019.

“Itu upaya PSSI untuk menciptakan situasi dan bias demi melanggengkan kekuasaan status quo saja, " tandas Suhendra.



Sumber: BeritaSatu.com