Pikal Mundur, Persebaya Belum Miliki Calon Pengganti
Kamis, 31 Oktober 2019 | 12:38 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Pihak Persebaya Surabaya mengaku belum memiliki calon yang akan menggantikan pelatih Wolfgang Pikal, yang memutuskan mundur jabatannya itu pada Rabu (30/10/2019).
Pikal menyatakan mundur per 30 Oktober 2019 atau sehari setelah tim asuhannya menyerah 2-3 dari tim tamu PSS Sleman. Kekalahan ini memicu kerusuhn yang dilakukan suporter Persebaya dengan mengintimidasi pemain dan membakar berbagi fasilitas di Stadion Bung Tomo.
Manajemen Persebaya melalui Media Officer-nya, Nanang Priyanto, menyatakan hingga kini Persebaya belum bisa menentukan siapa yang akan menggantikan posisi Pikal sebagai pelatih kepala Persebaya.
Wolfgang Pikal menyatakan mundur dari kursi panas pelatih Persebaya Surabaya yang baru didudukinya kurang lebih sebulan.
Melalui akun Twitter resmi Persebaya, video pernyataan mundur pria kelahiran Australia ini diunggah Rabu kemarin pada pukul 14.50 WIB.
"Saya mau bilang terima kasih untuk Persebaya, saya mau bilang terima kasih untuk manajemen Persebaya dan pemain Persebaya," ujar Wolfgang Pikal dalam video tersebut.
Pikal sudah bergabung Persebaya pada laga melawan Bhayangkara FC pada 31 Agustus lalu. Menggantikan Djadjang Nurdjaman yang diberhentikan pada beberapa pertandingan sebelumnya.
Pikal pada awalnya diplot sebagai asisten pelatih Alfred Riedl. Namun, karena Riedl harus menjalani operasi bypass, maka Pikal diangkat menjadi pelatih kepala.
Di masa awal Pikal menjadi pelatih, hasil yang diraih Bajol Ijo terbilang bagus. Dalam tandang ke Kalteng Putra Ruben Sanadi dkk meraih satu poin. Lalu, di kandang PSIS Semarang Bajol Ijo menang besar 4-0.
Menjamu pemuncak klasemen sementara Bali United di GBT, Persebaya seri 1-1. Saat itu, Bali United baru menyamakan kedudukan pada penghujung laga melalui tendangan bebas.
Setelah laga itu, performa Persebaya menurun. Tidak menang dalam lima pertandingan, seri dua kali dan kalah tiga kali. Tren penurunan performa Persebaya itu mayoritas terjadi ketika Pikal duduk di bench. Sebagai catatan, Pikal kali pertama di bench sejak pertandingan melawan Borneo FC, atau dalam tiga pertandingan terakhir. Sebelumnya, meski sudah menjadi pelatih kepala, Pikal tidak bisa di bench karena belum disahkan PT LIB selaku operator liga.
"Harapan saya ke depan, Persebaya bisa maju lagi, bangkit lagi, prestasi lagi, karena klub ini luar biasa, manajemen luar biasa. All the best untuk Persebaya," tutupnya.
Manajer Persebaya Candra Wahyudi mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras Pikal selama di Persebaya.
"Dalam waktu secepatnya kami akan mengumumkan siapa pelatih kepala pengganti Coach Pikal," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




