Sustainable Fashion Mulai Dilirik Desainer Busana Muslim
Rabu, 23 November 2022 | 18:23 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Si.Se.Sa kembali mengelar peragaan busana muslim tahunan, Si.Se.Sa Annual Fashion Show, yang menjadi barometer tren fashion syar'i di Indonesia, Rabu (23/11/2022).
Apalagi, tren busana muslim saat ini semakin besar dan beragam dengan munculnya para desainer-desainer mengeluarkan koleksi-koleksi ciamiknya.
Menyandang status sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia juga menjadi pasar yang besar bagi industri fashion muslim dibanding negara lain.
Salah satu founder Si.Se.Sa, Senaz Nasansia mengatakan, peragaan mode busana muslim ini sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.
"Adapun tema pada hari ini yaitu true colors setelah sekitar dua tahun lebih Si.Se.Sa tidak menyelenggarakan pagelaran besar. Kami merasa ini adalah saat yang tepat untuk mengingatkan kembali bahwa identitas Si.Se.Sa identik dengan warna pastel dan tentunya warna hitam sebagai favorit dari seluruh mayoritas wanita," kata Senaz Nasansia.

Si.Se.Sa kembali mengelar peragaan busana tahunan, Si.Se.Sa Annual Fashion Show, yang menjadi barometer tren fashion syar'i di Indonesia, Rabu, 23 November 2022.
Sementara, desainer busana muslim Sansa Enandera mengatakan, insan fashion muslim mulai melirik sustainable fashion atau fashion berkelanjutan dengan memperhatikan serta mempertimbangkan kondisi lingkungan, melalui penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan.
"Nyawa sustainable fashion ada pada konsep reuse, repair, recycle. Hal itu pula yang memicu saya untuk menggunakan bahan berdasar benang bambu," kata Sansa Enandera.
Peragaan busana muslim Si.Se.Sa Annual Fashion Show sendiri menampilkan 91 koleksi terbaik yang terbagi dalam 11 segmentasi, mulai dari tren busana muslim pasangan terkini, anak-anak, hingga sesuai dengan berbagain macam season atau musim di Indonesia.
Sansa menambahkan, Si.Se.Sa sejatinya juga sangat aware atau peduli dengan konsep sustainable fashion yang saat ini terus berkembang.
"Sebenarnya sudah ada vendor benang yang terbuat dari bambu, jadi kita sedang menuju ke sana. Saat ini kita masih dalam penggodokan. Selain itu, di fashion show ini masih belum ada ya, tetapi insyaallah next year kita akan launching sustainable fashion yang berasal dari benang yang bisa didaur ulang," pungkas Sansa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




