ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Masyarakat Tetap Memilih Beralih ke Elpiji 3 Kg

Selasa, 7 Januari 2014 | 05:22 WIB
LD
JS
Penulis: Laurens Dami | Editor: JAS
Seorang pekerja mengangkat tabung gas elpiji 12 kilogram di salah satu agen gas.
Seorang pekerja mengangkat tabung gas elpiji 12 kilogram di salah satu agen gas. (Antara/Ismar Patrizki)

Serang - Kenaikan harga elpiji 12 kg yang semula mencapai Rp 124 ribu dan kini pihak PT Pertamina menurunkannya lagi menjadi Rp 1.000 per kg, tidak membuat masyarakat mengubah keputusannya untuk beralih ke elpiji 3 kg. Sebab, kendati kenaikannya hanya Rp 1.000 per kg tetap perbedaan harga elpiji 3 kg dan 12 kg sangat jauh.

"Harga elpiji 12 kg di tingkat pengecer bervariasi. Ada yang jual Rp 75 ribu dan ada yang jual Rp 76 ribu, dan ada yang jual Rp 78 ribu. Jadi jika dinaikkan, bisa saja di tingkat pengecer menjual dengan harga Rp 100 ribu atau lebih. Karena itu, kami lebih memilih untuk beralih ke elpiji 3 kg," ujar Teguh (30), warga Komplek Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin (6/1).

Menurut Teguh, untuk membeli tabung elpiji 3 kg memang susah. Harganya juga sangat mahal dan berbeda antara daerah yang satu dengan lainnya.

"Saya membeli tabung elpiji 3 kg di Kota Serang, dengan harga Rp 150 ribu. Sementara di Kabupaten Serang, lebih mahal lagi bisa mencapai Rp 160 ribu untuk tabung elpiji 3 kg.

ADVERTISEMENT

"Kendati harganya sudah diturunkan lagi, namun harga penjualan di lapangan pasti akan tetap dijual mahal. Karena itu, saya memilih untuk beralih ke elpiji 3 kg," jelasnya.

Sementara itu, Kirman, selaku agen elpiji PT Mulus Tulus di Kota Serang mengatakan, kenaikan harga elpiji 12 kg akan menyusahkan masyarakat. "Dampak dari kenaikan harga elpiji 12 kg ini, penjualan sedikit berkurang. Permintaan paling banyak saat ini adalah elpiji 3 kg, kendati kenaikan harga elpiji 12 kg telah direvisi menjadi Rp 1.000 per kg," jelasnya.

Kirman menjelaskan, pihaknya belum bisa menghitung jumlah konsumen yang beralih ke elpiji 3 kg. "Nanti kami hitung pada akhir bulan. Sebab, kebijakan kenaikan harga elpiji 12 kg ini baru berjalan beberapa hari kemudian direvisi lagi," ujarnya.

Ridwan, salah seorang pengecar elpiji, di Lingkungan Cilaku, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang mengatakan, pascakenaikan harga elpiji 12 kg, tabung elpiji 3 kilogram susah dicari, karena banyak pengecer yang beralih menjual elpiji 3 kg.

"Tabung elpiji 3 kg terkadang ada di agen, terkadang tidak ada. Kami terkadang berebut dengan pengecer lain," jelasnya.

Sejauh ini, kata Ridwan, konsumen yang beralih ke elpiji 3 kg belum terlalu banyak. "Memang ada yang beralih, namun jumlahnya sedikit.

"Untuk elpiji 3 kg, saya masih bisa jual dengan harga Rp 16 ribu, dan saya beli dengan harga Rp 13.500 per tabung," ujarnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon