ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dahlan Bantah Karen Mundur karena Sering Diintervensi

Senin, 18 Agustus 2014 | 14:38 WIB
C
FB
Penulis: C-02 | Editor: FMB
Dirut Pertamina Karen Agustiawan (tengah) bersama Komisaris Utama Pertamina Sugiharto (kanan) dan Dir.Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya (kiri) memaparkan revisi kenaikan harga LPG non-subsidi, di Jakarta, Senin (6/1).
Dirut Pertamina Karen Agustiawan (tengah) bersama Komisaris Utama Pertamina Sugiharto (kanan) dan Dir.Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya (kiri) memaparkan revisi kenaikan harga LPG non-subsidi, di Jakarta, Senin (6/1). (Antara/Yudhi Mahatma)

Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Karen Agustiawan mengundurkan diri. Permohonan pengunduran diri Dirut Pertamina ini sudah dilakukan sejak tahun lalu.

"Dirut Pertamina mengundurkan diri dan sebetulnya ibu Karen (Dirut Pertamina) sudah pernah minta untuk mengundurkan diri kepada saya waktu masa jabatannya abis tahun lalu," kata Dahlan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (18/7).

Dahlan mengatakan, alasan pengunduran diri tersebut tidak terkait masalah Pertamina. Masa jabatan Dirut Pertamina akan berhenti 1 Oktober.

"Kira-kira sebulan lagi beliau (Karen Agustiawan) menjadi Dirut Pertamina karena beliau ingin mengurus diri sendiri, keluarga, dan ingin karir berikutnya, yaitu beliau ingin mengajar di Harvard, Boston. Beliau sudah terus disurati oleh Harvard terkait kesiapannya untuk mengajar," tutur Dahlan.

ADVERTISEMENT

Dahlan mengakui, telah berkali-kali menolak permohonan pengunduran diri orang pertama Pertamina tersebut. "Beliau mau berhenti. Sudah berkali-kali minta mengundurkan diri, tapi saya tolak dan selalu saya pertahankan," tutur Dahlan.

Sementara itu, Dahlan menuturkan, perusahaan sebesar Pertamina memerlukan masa jabatan direksi yang cukup lama.

"Perusahaan sebesar Pertamina itu masa jabatan direksi yang cukup panjang itu diperlukan. Kalau sering ada pergantian pemimpin,
perusahaan tidak stabil. Dan juga tidak dapat membentuk corporate culture, padahal itu penting untuk kemajuan perusahaan," ujar Dahlan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bintang 2025

Bintang 2025

OPINI
Main Kayu

Main Kayu

OPINI
Pengacara Protes Pemberitaan Dahlan Iskan Ditetapkan sebagai Tersangka

Pengacara Protes Pemberitaan Dahlan Iskan Ditetapkan sebagai Tersangka

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon