ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemarau Tak Pengaruhi Sektor Peternakan di Kaltim

Senin, 14 September 2015 | 00:07 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi feedloter
Ilustrasi feedloter (Istimewa)

Balikpapan-Musim kemarau yang kini melanda Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai belum berpengaruh besar terhadap menurunnya perkembangan sektor peternakan.

"Contohnya ternak sapi, meski mengonsumsi rumput segar maupun kering, gizi yang diterima tetap sama. Perbedaan itu hanya berada pada kadar air yang dikonsumsi sapi," kata Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, HM. Mukmin Faisyal HP di Samarinda, Minggu.

Apabila ternak makan rumput kering tentu kadar airnya berkurang. Meski demikian, tidak mengganggu kadar gizi yang terkandung dalam sapi, katanya.

"Peternakan Kaltim tidak begitu terpengaruh dengan kondisi cuaca panas sekarang ini. Karena di Kaltim dalam sebulan masih ada hujan, sehingga tidak banyak mempengaruhi pengembangan ternak di Kaltim," kata Mukmin.

ADVERTISEMENT

Kaltim saat ini masih dikaruniai rumput yang bagus dan segar, sehingga dapat mendukung pertumbuhan perkembangan peternakan. Berbeda dengan cuaca yang terjadi di provinsi luar Kaltim, ketika musim panas, sama sekali tidak ada turun hujan, katanya.

"Kaltim sangat bersyukur, meski musim panas, tetapi hujan tetap ada, sehingga untuk penampungan air maupun konsumsi makan ternak tidak ada masalah. Rumput kita cukup bagus untuk perkembangan peternakan, jadi tidak ada masalah meski musim panas," kata Mukmin.

Sementara itu, mengenai ketersediaan kebutuhan daging sapi, hingga saat ini Kaltim masih bergantung dengan pasokan daging dari luar daerah dengan perbandingan hanya 30 persen dari lokal dan 70 persen dari luar Kaltim, katanya.

"Capaian ini, cukup membanggakan, karena sebelumnya produksi daging sapi lokal hanya mencapai 15 persen," kata Mukmin.

Untuk mendukung swasembada daging sapi memang cukup berat, karena harus mempunyai 600 ribuan ekor populasi. Saat ini Kaltim baru mempunyai 127.000 populasi, katanya.

"Jadi, saat ini kita mengarah ke sana. Karena itu, target dua juta ekor sapi 2018 nanti diharapkan bisa terwujud. Sebab, dengan hasil tersebut Kaltim bukan hanya mewujudkan swasembada daging sapi tetapi kita bisa menjadi sumber bibit sapi atau gudang ternak sapi. Itu harapan kita semua," kata Mukmin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kontes Sapi Nasional Wonosobo Dorong Prestasi Peternak ke Level Dunia

Kontes Sapi Nasional Wonosobo Dorong Prestasi Peternak ke Level Dunia

JAWA TENGAH
Pemerintah Targetkan Tambah 2 Juta Populasi Sapi hingga 2029

Pemerintah Targetkan Tambah 2 Juta Populasi Sapi hingga 2029

EKONOMI
Wamentan Pastikan Stok dan Harga Sapi Terkendali Jelang Nataru

Wamentan Pastikan Stok dan Harga Sapi Terkendali Jelang Nataru

EKONOMI
Pembebasan Kuota Impor Sapi Diklaim Bisa Sejahterakan Peternak

Pembebasan Kuota Impor Sapi Diklaim Bisa Sejahterakan Peternak

EKONOMI
Tak Lagi Dibatasi, Pemerintah Buka Keran Impor Sapi

Tak Lagi Dibatasi, Pemerintah Buka Keran Impor Sapi

EKONOMI
Butuh 2 Jam Naikkan Sapi Kurban Raksasa Prabowo ke Truk

Butuh 2 Jam Naikkan Sapi Kurban Raksasa Prabowo ke Truk

SULAWESI SELATAN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon