ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KP3I Minta Kementerian Lakukan Simulasi Penyatuan Waktu

Senin, 12 Maret 2012 | 10:21 WIB
IH
B
Ilustrasi Penyatuan Zona Waktu
Ilustrasi Penyatuan Zona Waktu (Antara)
Sudah ada pertemuan dengan masing-masing K/L, mereka diminta bikin model sederhana mengenai penyatuan waktu itu

Kepala divisi hubungan masyarakat  Komite Percepatan Perluasan Pembangunan Indonesia (KP3I), Edib Muslim mengatakan pihaknya sudah meminta kementerian dan lembaga (K/L) pemerintahan untuk melakukan simulasi penyatuan waktu.

"Sudah ada pertemuan dengan masing-masing K/L, mereka diminta bikin model sederhana mengenai penyatuan waktu itu. Sementara responsnya positif," kata dia di Jakarta, hari ini.

Dia mengharapkan usulan ini bisa mengerucut pada keputusan akhir dari pemerintah. "Keputusan perubahan waktu ini hanya membutuhkan keppres, tidak perlu lagi dari DPR. Kalau bisa diterapkan pada 17 Agustus nanti," papar dia.

Edib mengatakan, perubahan waktu ini bukan hal yang baru diterapkan di Indonesia. Karena waktu yang diterapkan baik sebelum dan sesudah Indonesia merdeka sudah dilakukan berkali-kali.

"Setelah Indonesia merdeka sudah 4 kali (pergantian waktu), sehingga kalau dilakukan maka menjadi 5 kali. Hal ini akan dirapatkan lagi bersama kawan-kawan. Yang akan diusulkan penyatuan waktu adalah waktu yang dipakai Indonesia bagian tengah saat ini," ujar dia.

Dengan diterapkan satu waktu untuk Indonesia, dia mengatakan, akan terjadi banyak penghematan dan produktivitas ekonomi Indonesia menjadi lebih bermutu.

Hal ini juga untuk merespons rencana kebijakan pemerintah untuk melakukan penyesuaian harga BBM dan TTL. "Ini tentu ada manfaatnya, di tengah ekonomi melorot karena BBM, ada sisi lain yang didorong melalui kebijakan penyatuan waktu," papar dia.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon