ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Malea Energy Gandeng Toshiba Garap PLTA Malea

Kamis, 29 September 2016 | 22:23 WIB
HK
B
Penulis: Harso Kurniawan | Editor: B1
Presiden Direktur PT Malea Energy Suhaeli Kalla (kedua kiri) memberikan cinderamata kepada Chairman & President PT Toshiba Hydro Power (Hangzhou) Kazunori Toda (kiri) disaksikan Direktur Malea Energy A Afifuddin Kalla (kedua kanan) dan Presiden Direktur PT Thosiba Asia Pasific Indonesia Shinpei Yamagishi (kanan) usai menandatangani kerjasama antara Malea Energy dann PT Toshiba Asia Pasific Indonesia (TAPI) di Cileungsi, Bogor, Kamis (29/9).
Presiden Direktur PT Malea Energy Suhaeli Kalla (kedua kiri) memberikan cinderamata kepada Chairman & President PT Toshiba Hydro Power (Hangzhou) Kazunori Toda (kiri) disaksikan Direktur Malea Energy A Afifuddin Kalla (kedua kanan) dan Presiden Direktur PT Thosiba Asia Pasific Indonesia Shinpei Yamagishi (kanan) usai menandatangani kerjasama antara Malea Energy dann PT Toshiba Asia Pasific Indonesia (TAPI) di Cileungsi, Bogor, Kamis (29/9). (Istimewa )

Jakarta - PT Malea Energy, unit bisnis Kalla Group, menggandeng PT Toshiba Asia Pacific Indonesia (TAPI) untuk menggarap proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Malea 2x45 megawatt (MW) di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Toshiba akan memasok peralatan pendukung PLTA Malea.

Saat ini, Kalla Group tengah menggarap empat proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang kapasitasnya direncanakan sampai 1.535 Megawatt (MW). Tiga proyek PLTA berada di Pulau Sulawesi, yakni Poso sebesar 655 MW, Toraja 180 MW, dan Mamuju 450 MW, sedangkan satu di Kerinci, Provinsi Jambi, berkapasitas 250 MW.

Managing Director Malea Energy menyatakan, pihaknya komit untuk membantu Presiden Joko Widodo dalam proyek listrik 35 ribu MW. Salah satu langkah yang dibuatnya adalah melakukan kerja sama dengan TAPI.

"Kami berkomitmen untuk terus menyukseskan program Pak Jokowi," tutur Afif yang juga calon ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jaya itu.

ADVERTISEMENT

Ia meyakini, kontrak tiga tahun dengan Toshiba akan berjalan lancar dan menyukseskan megaproyek Jokowi ini.

"Toshiba sudah terbukti andal di beberapa PLTA di Indonesia. Ke depan, kami mau memesan suku cadang dan lainnya, yang sudah mudah karena ada kerja sama ini," tutur Afif yang kini menjabat sebagai ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Jakarta Timur ini.

Afif meminta pemerintah terus menjaga iklim investasi dalam program 35 ribu MW, karena memberikan dampak besar bagi perekonomian negara. Dia juga meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) harus profesional, terlebih jika menyangkut dengan iklim investasi di sektor listrik dalam negeri.

"Bisa dibayangkan jika perekonomian Indonesia berkembang pesat, namun kebutuhan listrik tidak memadai. Kami harap PLN bisa terus konsisten profesional, karena hasil dari pekerjaan ini sangat dibutuhkan rakyat secepatnya," ujar dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon