Omzet Bisnis Waralaba Tahun Ini Akan Capai Rp 120 Triliun
Rabu, 30 Agustus 2017 | 19:05 WIB
Jakarta- Omzet atau penjualan bisnis waralaba tahun ini diperkirakan mencapai Rp 120 triliun. Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali) Levita Supit mengatakan bisnis waralaba masih menjanjikan di Indonesia karena Indonesia pasar yang besar dengan jumlah penduduk 250 juta orang.
Setiap tahun bisnis waralaba selalu mengalami peningkatan dan tumbuh double digit. "Selalu ada pemain baru yang menawarkan produk baru," kata dia kepada Investor Daily, di Jakarta, Rabu (30/8).
Di Indonesia, bisnis waralaba yang paling banyak berkembang masih di sektor makanan dan minuman (food and baverages). Sekitar 80 persen penjualan bisnis waralaba berasal dari food and baverages, sisanya berasal dari kecantikan, kesehatan dan fashion. "Bisnis waralaba tidak akan pernah mati karena dekat dengan konsumen," kata dia.
Ia mengatakan fakta yang menarik dari perkembangan bisnis waralaba di Indonesia adalah waralaba lokal bisa bersaing dengan asing meskipun omzet waralaba asing lebih tinggi. Sebagai contoh, omzet McDonald lebih tinggi dari omzet Bumbu Desa meskipun sama-sama bergerak di sektor makanan.
Menurut dia, Wali mendukung waralaba lokal agar bisa mengembangkan bisnisnya ke luar negeri dengan melakukan ekspansi gerai. Jika waralaba lokal bisa ekspansi ke luar negeri, maka nilai tambah Indonesia semakin tinggi.
Sementara Reed Panorama Exhibitions kembali menyelenggarakan pameran Franchise And License Expo Indonesia (FLEI), Cafe and Brasserie Indonesia (CBI) dan Retail Solution Expo Indonesia (RSEI) pada tanggal 8 hingga 10 September 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




