ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPR dan BPRS Berinovasi Layani Transaksi Digital

Jumat, 1 April 2022 | 15:28 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi digitalisasi.
Ilustrasi digitalisasi. (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mendorong Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) melakukan inovasi transaksi digital sejalan perkembangan bisnis dan teknologi yang semakin dinamis.

"Perbarindo berinovasi dengan merampungkan produk uang elektronik yang mempermudah transaksi untuk pembelian dan pembayaran beragam kebutuhan serta dilengkapi QRIS," tegas Ketua Umum Perbarindo Joko Suyanto dalam keterangan tertulisnya Jumat (1/4/2022).

Baca Juga: 2021 Aset BPR Tumbuh 8,6%, BPRS Naik 14,2%

Dia mengatakan Perbarindo telah melakukan launching layanan berbasis digital yang diberi nama BPR e-cash dan BPR Digi untuk menjawab kebutuhan masyakarat akan pelayanan transaksi yang mudah, cepat, sederhana dan aman. BPR Digi merupakan produk layanan digital berbasis rekening (number of account) yang memberikan kemudahan akses informasi dan berbagai layanan transaksi kepada nasabah cukup menggunakan telepon seluler dan koneksi internet tanpa harus datang ke kantor BPR.

ADVERTISEMENT

"Pengembangan teknologi merupakan keniscayaan bagi pelaku Industri BPR – BPRS, tetapi kami akan terus mengupayakan hadirnya layanan berbasis digital untuk membawa BPR – BPRS naik kelas dengan bersinergi serta kolaborasi berbagai pihak ketiga," kata Joko Suyanto

Baca Juga: Bank Universal Bersama 10 BPR Salurkan Kredit Sindikasi ke UMKM

Sementara itu, Head of FNB & Microfinancing Telkomsigma, Dindin Syarifudin mengatakan, pihaknya hadir untuk menyediakan layanan berbasis digital yang mudah, murah, cepat, andal dan aman. "Kami hadir untuk bersinergi dengan Perbarindo beserta BPR – BPRS anggotanya untuk menyediakan layanan berbasis digital yang mudah, murah, cepat, handal dan aman. Kami siap mendukung program digitalisasi yang dilakukan oleh Perbarindo," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Direktur Utama PT Finnet Indonesia Rakhmad Tunggal Afifuddin. Menurutnya Finnet akan mempererat hubungan dengan Perbarindo dalam menciptakan ekosistem digital untuk meningkatkan layanan digital bagi nasabah BPR – BPRS. "Fitur-fitur transaksi akan terus kami kembangkan dengan melakukan penambahan fitur antara lain bill payment point, instant payment, P2P transfer, dan collection melalui aplikasi BPR E-Cash," kata dia.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Kembali Cabut Izin Usaha BPR, Sudah 7 Bank Ditutup Sepanjang 2026

OJK Kembali Cabut Izin Usaha BPR, Sudah 7 Bank Ditutup Sepanjang 2026

EKONOMI
5 Bank Gulung Tikar di Indonesia dalam 3 Bulan, Simak Daftarnya

5 Bank Gulung Tikar di Indonesia dalam 3 Bulan, Simak Daftarnya

EKONOMI
Plus-Minus Keputusan Menkeu Purbaya Guyur Himbara Rp 200 Triliun

Plus-Minus Keputusan Menkeu Purbaya Guyur Himbara Rp 200 Triliun

EKONOMI
Permudah Pinjaman, Pemerintah Lumajang Bentuk BPR Baru

Permudah Pinjaman, Pemerintah Lumajang Bentuk BPR Baru

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon