ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Laba Bersih Golden Energy Naik 123% Jadi Rp 6,53 Triliun

Jumat, 28 Oktober 2022 | 12:17 WIB
ZR
FH
Penulis: Zsazya Senorita MC Ramadhani | Editor: FER
Ilustrasi batu bara.
Ilustrasi batu bara. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Laba bersih PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) periode Januari-Agustus 2022 melesat 123,13% menjadi US$ 420,29 juta atau Rp 6,53 triliun dari US$ 188,35 juta pada periode sama tahun lalu. Capaian ini termasuk hasil dari peningkatan pendapatan kontrak dengan pelanggan, yang naik 88,93% (yoy) menjadi US$ 1,84 miliar per 31 Agustus 2022.

Sepanjang delapan bulan pertama tahun ini, pendapatan Golden Energy Mines kontrak dengan pelanggan, paling besar dikontribusi kontrak yang berkaitan penjualan luar negeri yakni senilai US$ 1,31 miliar. Sedangkan pendapatan dari kontrak pelanggan untuk penjualan dalam negeri, ada sekitar US$ 530,62 juta.

Berdasarkan pelanggan, pendapatan dari kontrak yang diperoleh perseroan, paling banyak berasal dari pelanggan pihak ketiga yang sebesar US$ 1,7 miliar. Sisanya berasal dari kontrak pelanggan pihak berelasi, senilai US$ 139,31 juta.

"Penjualan kepada pihak berelasi untuk periode delapan bulan yang berakhir pada 31 Agustus 2022 dan 2021, masing-masing sebesar 7,56% dan 13,51% dari total penjualan pada periode bersangkutan. Manajemen berpendapat, tidak terdapat ketergantungan penjualan kepada pihak berelasi," jelas manajemen GEM, Jumat (28/10/2022).

ADVERTISEMENT

Pertumbuhan kinerja keuangan GEMS periode tersebut juga didukung selisih kurs pada pos penghasilan komprehensif lain setelah pajak, yang turut direklasifikasikan ke laba.

Selisih kurs keuangan perseroan pada Januari-Agustus 2021 tercatat -US$ 400.000 atau rugi, yang berbalik menjadi untung US$ 774,630 di periode sama tahun ini. Karena itu, total penghasilan komprehensif periode berjalan GEMS terkatrol menjadi US$ 428,67 juta dari US$ 191,21 juta.

Untuk posisi keuangan, perseroan mencatatkan kenaikan total aset lancar dan tidak lancar, masing-masing menjadi US$ 772,92 juta dan US$ 397,3 juta pada 31 Agustus 2022.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon