Korban Tewas Badai Afganistan Bertambah Jadi 47 Orang, 400 Rumah Hancur
Kamis, 18 Juli 2024 | 17:06 WIB
Nangarhar, Beritasatu.com - Hujan lebat dan badai di Afganistan timur pada Senin (15/9/2024) malam telah menyebabkan 47 orang tewas dan 350 lainnya terluka.
“Badai dahsyat yang melanda Provinsi Nangarhar bagian timur pada Senin malam meninggalkan jejak kerusakan,” kata salah seorang pejabat setempat dilansir Press Tv, Kamis (18/7/2024).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nangarhar Saifullah Khalid mengonfirmasi, jumlah korban tewas itu kemungkinan bertambah. Selain itu, badai dan banjir bandang menghancurkan sekitar 400 rumah.
“Korban tewas disebabkan badai merobohkan pohon, tembok, dan atap rumah warga,” kata Kepala Departemen Informasi dan Kebudayaan Afganistan Quraishi Badloon, kepada media.
Dia menambahkan korban luka dan jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Daerah Nangarhar dan Rumah Sakit Fatima-tul-Zahra.
Afghanistan mengalami musim semi yang luar biasa basah tahun ini setelah musim dingin yang sangat kering. Pada Mei, ratusan orang tewas setelah banjir bandang menggenangi sebagian besar lahan pertanian di negara tempat 80% penduduknya menggantungkan hidup pada pertanian.
Negara yang dilanda perang ini sering menghadapi bencana alam, sehingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengklasifikasikannya sebagai negara paling rentan terhadap perubahan iklim.
Negara yang terkurung daratan ini kesulitan pendanaan karena embargo Barat sejak Taliban mengambil alih kekuasaan dan pasukan asing pimpinan AS pergi pada 2021.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




