ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenlu Rusia Sebut Rekaman Warga Sipil Tewas di Bucha Pesanan AS

Senin, 4 April 2022 | 14:49 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Warga membawa bendera putih saat menyeberangi perbatasan Bucha dan Irpin saat invasi Rusia, 11 Maret 2022.
Warga membawa bendera putih saat menyeberangi perbatasan Bucha dan Irpin saat invasi Rusia, 11 Maret 2022. (Antara/Reuters)

Moskwa, Beritasatu.com - Kementerian luar negeri (Kemenlu) Rusia mengatakan bahwa rekaman warga sipil yang tewas di kota Bucha di Ukraina telah "dipesan" oleh Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari rencana untuk menyalahkan Rusia.

"Siapa yang menguasai provokasi? Tentu saja Amerika Serikat dan NATO," kata juru bicara kementerian Maria Zakharova dalam sebuah wawancara di televisi pemerintah pada Minggu (3/4/2022) malam.

Zakharova mengatakan. kecaman langsung Barat atas gambar warga sipil yang tewas mengindikasikan cerita itu telah menjadi bagian dari rencana untuk menodai reputasi Rusia.

Baca Juga: Sekjen PBB Serukan Penyelidikan Independen atas Tewasnya Warga Sipil di Bucha

ADVERTISEMENT

"Dalam kasus ini, menurut saya fakta bahwa pernyataan ini (tentang Rusia) dibuat pada menit-menit pertama setelah materi ini muncul, tidak diragukan lagi siapa yang memesan cerita ini."

Sebelumnya Reuters melaporkan, wartawannya yang mengunjungi Bucha pada Sabtu melihat mayat-mayat tergeletak di jalan-jalan kota itu, yang berjarak 37km dari ibu kota Kyiv.

Sebuah kuburan massal di sebuah gereja masih terbuka, tangan dan kaki korban terlihat menyembul dari tanah liat merah yang ditumpuk di atasnya.

Ukraina pada Minggu menuduh Rusia melakukan "pembantaian" di Bucha, salah satu kota yang direbut kembali oleh tentara Ukraina ketika pasukan Rusia pergi untuk bertempur di wilayah timur.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon