Dari Piala Dunia, Qatar Raih Pemasukan hingga Rp 251 Triliun
Minggu, 26 Juni 2022 | 18:37 WIB
Doha, Beritasatu.com- Ajang Piala Dunia sepak bola mendatang akan menambah pemasukan bagi perekonomian Qatar hingga US$ 17 miliar atau Rp 251 triliun. Seperti dilaporkan Arab News, Kamis (23/6/2022), prediksi itu disampaikan Nasser Al Khater, CEO Piala Dunia FIFA Qatar 2022.
Berbicara kepada Bloomberg TV, Nasser Al Khater mengatakan bahwa negara itu memperkirakan 1,2 juta pengunjung, dalam kisaran perkiraan sebelumnya antara 1 juta dan 1,5 juta pengunjung untuk acara olahraga terbesar di dunia ini yang yang dimulai pada 17 November.
Nasser Al Khater menambahkan bahwa negara telah menyiapkan ribuan kamar hotel untuk pejabat dan pemain FIFA.
Baca Juga: Taiwan Tuding Pemerintah Qatar Politisasi Piala Dunia 2022
Al Khater lebih lanjut mencatat bahwa Qatar telah menyewa dua kapal pesiar mewah dan mendorong pemilik rumah untuk menyewakan properti mereka kepada pengunjung. Imbauan ini dilakukan untuk memerangi kemungkinan krisis dalam mengakomodasi penggemar.
Di tengah upaya ini, kritik membayangi perlakuan terhadap buruh migran yang bekerja di proyek Piala Dunia.
Al Khater mengatakan bahwa kritik soal buruh migran ini mengabaikan kemajuan yang telah dibuat Qatar dan menunjukkan undang-undang yang berhubungan dengan upah minimum dan jam kerja.
Baca Juga: Taiwan Tak Mau Warganya Dilabeli Chinese Taipei saat Piala Dunia Qatar
Ibu kota Qatar, Doha, dengan penduduk sekitar 2,4 juta jia, bersiap menghadapi gelombang besar pelancong dengan akomodasi hotel yang sangat langka.
Sejumlah penggemar sepakbola akan tinggal di 1.000 tenda tradisional Qatar, sementara yang lain akan tidur di kapal pesiar yang berlabuh di Doha.
Putaran final Piala Dunia 2022 akan digelar 21 November-18 Desember 2022. Qatar memiliki delapan stadion yang digunakan di Piala Dunia 2022 yang tersebar di lima kota yakni Doha, Al Khor, Lusail, Al Rayyan dan Al Wakrah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




