ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bawa Biji-bijian, Kapal Pertama Tinggalkan Pelabuhan Ukraina

Selasa, 2 Agustus 2022 | 07:33 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Presiden Volodymyr Zelensky berpose untuk foto dengan duta besar barat dan pejabat Ukraina, di depan kapal kargo Turki 'Polarnet' pada Jumat 29 Juli 2022, selama kunjungan ke pelabuhan Laut Hitam dari Chornomorsk.
Presiden Volodymyr Zelensky berpose untuk foto dengan duta besar barat dan pejabat Ukraina, di depan kapal kargo Turki 'Polarnet' pada Jumat 29 Juli 2022, selama kunjungan ke pelabuhan Laut Hitam dari Chornomorsk. (AFP/Kepresidenan Ukraina/Dokumentasi)

Kyiv, Beritasatu.com- Kapal pertama yang membawa biji-bijian pangan meninggalkan pelabuhan Laut Hitam, Odesa, Ukraina selatan pada Senin (1/8/2022). Seperti dilaporkan Xinhua, hal itu disampaikan Menteri Infrastruktur Ukraina, Oleksandr Kubrakov.

"Kapal Razoni di bawah bendera Sierra Leone yang membawa 26.000 ton jagung menuju pelabuhan Tripoli di Lebanon," tulis Kubrakov di Facebook.

Kubrakov mengatakan kapal akan bergerak di sepanjang koridor maritim, yang keamanannya dijamin oleh Türkiye dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Dimulainya kembali ekspor gandum Ukraina akan membantu mencegah krisis pangan global, menyumbang setidaknya US$ 1 miliar untuk ekonomi Ukraina dan membuka jalan bagi petani negara itu untuk mempersiapkan kampanye penaburan benih tahun depan," kata Kubrakov.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Turkiye Siap Dukung Rencana Ekspor Gandum dari Ukraina

Pada senin, Kementerian Pertahanan Turkiye menyatakan kapal kargo pertama-tama akan mencapai Istanbul di Türkiye untuk diperiksa pada hari Selasa (2/7). Di sana, kapal akan diperiksa oleh pusat pemantauan bersama sesuai dengan kesepakatan yang dibuat Rusia dan Ukraina dengan Türkiye dan PBB.

"Setelah Razoni, konvoi lain akan berangkat dari pelabuhan Odesa di Ukraina,"" kata Kementerian Pertahanan Turkiye.

Türkiye meresmikan Pusat Koordinasi Gabungan di Istanbul minggu lalu untuk memantau pelaksanaan proses pengiriman biji-bijian. Pusat tersebut terdiri dari 20 perwakilan dari Rusia, Ukraina, Türkiye dan PBB, dengan lima wali dari masing-masing pihak.

Baca Juga: Putin Bahas Ekspor Gandum Ukraina dengan Prancis dan Jerman

Inisiatif Butir Laut Hitam, yang ditandatangani oleh Rusia dan Ukraina dengan Türkiye di bawah PBB, akan memungkinkan ekspor makanan dan pupuk dalam jumlah besar dari tiga pelabuhan utama Ukraina di Laut Hitam, yaitu Odesa, Chernomorsk, dan Yuzhny.

Kesepakatan itu bertujuan untuk memastikan perjalanan yang aman bagi kapal yang membawa gandum ke pasar dunia di tengah kekhawatiran tentang kekurangan pangan akibat krisis berkepanjangan di Ukraina.

Rusia dan Ukraina adalah pemasok gandum utama dunia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kesepakatan itu akan memungkinkan Ukraina mengekspor 20 juta ton panen gandum tahun 2021 dan sebagian dari panen tahun ini.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon