Surat Kabar Korservatif Iran Puji Penikam Salman Rushdie
Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:59 WIB
Teheran, Beritasatu.com - Surat kabar ultra-konservatif Iran Kayhan pada hari Sabtu (13/8/2022) memuji pria yang menikam penulis Inggris Salman Rushdie, yang di masa lalu menjadi target dari fatwa Iran 1989 untuk kematiannya.
Rushdie dirawat menggunakan ventilator setelah serangan selama acara sastra di negara bagian New York pada hari Jumat (12/8/2022), lebih dari 30 tahun setelah dia bersembunyi menyusul fatwa mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini.
"Bravo untuk pria pemberani dan sadar tugas yang menyerang Salman Rushdie yang murtad dan bejat di New York," tulis surat kabar itu, yang pemimpinnya ditunjuk oleh Ayatollah Ali Khamenei.
"Mari kita cium tangan orang yang merobek leher musuh Tuhan dengan pisau," tambah harian itu.
Dengan pengecualian publikasi reformis Etemad, media Iran mengikuti garis yang sama, menggambarkan Rushdie sebagai "murtad".
Surat kabar milik negara Iran mengatakan bahwa "leher iblis" telah "dipotong dengan pisau cukur".
Pihak berwenang Iran belum membuat komentar resmi tentang serangan penusukan terhadap Rushdie.
Rushdie (75), menjadi sorotan dengan novel keduanya "Midnight's Children" pada tahun 1981, yang memenangkan pujian internasional dan Penghargaan bergengsi Inggris Booker untuk penggambaran India pasca-kemerdekaan, tempat ia dilahirkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




