Dokter THT Sarankan Larutan Saline untuk Redakan Efek Gas Air Mata
Selasa, 9 September 2025 | 12:45 WIB
Sleman, Beritasatu.com- Dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan dan kepala leher Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, dr Anton Sony Wibowo menuturkan untuk mengurangi paparan tembakkan gas air mata saat unjuk rasa bukan dengan pemakaian pasta gigi, melainkan dengan larutan saline.
Ia menyarankan penggunaan larutan saline atau larutan garam fisiologis konsentrasi 0,9 persen sebagai pertolongan pertama untuk mengurangi rasa perih pada kulit.
“Larutan saline sesuai dengan konsentrasi cairan tubuh, sehingga aman digunakan untuk membilas kulit,” ujar dr Anton dalam keterangannya, Selasa (9/9/2025).
Terkait penggunaan pasta gigi yang selama ini justru digunakan massa demonstran, Anton menegaskan hal itu tidak dianjurkan.
“Secara teori, pasta gigi seharusnya hanya digunakan untuk membersihkan gigi dan bukan digunakan pada area tubuh lainnya,” tegasnya.
Anton mengingatkan masyarakat untuk sebisa mungkin menghindari area dengan konsentrasi gas air mata tinggi. Jika terlanjur terpapar, segera menjauh ke tempat dengan sirkulasi udara baik, lalu bilas tubuh dengan air bersih atau larutan saline.
Ia menerangkan, gas air mata merupakan senyawa kimia berbentuk aerosol yang mudah larut di udara dan dapat memengaruhi kulit, mata, hidung, mulut, serta tenggorokan. Efek samping pertama yang dirasakan umumnya iritasi mata, rasa perih di hidung dan tenggorokan, batuk, serta rasa tidak nyaman.
Namun harus diingat, pada kelompok individu rentan seperti orang lanjut usia, anak-anak, atau pasien dengan penyakit saluran pernapasan, paparan bisa berakibat berat hingga menimbulkan gagal napas.
“Prinsip utamanya adalah meminimalisasi kontak langsung dengan zat kimia tersebut. Intinya, cegah, hindari, dan lindungi diri dari paparan gas air mata,” pungkas dr Anton.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




