ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mochtar Riady: Bangsa yang Besar Tidak Hanya Membangun Ekonomi

Minggu, 16 September 2018 | 23:03 WIB
IH
B
Penulis: Indah Handayani | Editor: B1
Pendiri Lippo Group Mochtar Riady, memberikan sambutan sesaat sebelum pagelaran Pentas opera dengan judul
Pendiri Lippo Group Mochtar Riady, memberikan sambutan sesaat sebelum pagelaran Pentas opera dengan judul "Elegancy in Heart and Live Happily Ever After" yang diambil dari puisi dalam The Book of Songs, di kawasan Avenue of The Stars, Lippo Mall Kemang, Minggu 16 September 2018. (SP/Joanito De Saojoao/SP/Joanito De Saojoao)

JAKARTA- Sebagai bagian dari penghargaan terhadap kekayaan budaya dunia, Lippo Group menyelenggarakan pertunjukan Beijing Opera, di Avenue of The Star, Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (16/9) malam.

Penampilan Beijing Opera ini sangat spesial karena dilengkapi dengan tampilan panggung megah dan tata lampu yang memukau, serta diwarnai alunan lagu yang merdu serta koreografi tarian yang indah.

Pentas opera ini semakin memesona dengan hadirnya kolaborasi legenda asli Tiongkok dipadukan dengan legenda budaya Indonesia, dengan mengangkat Legenda Lou Shen Fu, seorang putri dari Dinasti Ming yang menikah di Indonesia. Legenda tersebut sangat terkenal dan menjadi titik sejarah jembatan persatuan budaya antara Indonesia dan Tiongkok.

Founder Lippo Group, Mochtar Riady, mengatakan, pertunjukan Beijing Opera banyak menampilkan nilai-nilai hidup yang luhur sebagai panduan dalam mewujudkan keharmonisan dan menjalankan kehidupan.

ADVERTISEMENT

"Suatu bangsa yang besar tidak hanya membangun ekonomi, namun juga membangun budaya. Contohnya saja seperti yang terjadi di New York, Amerika Serikat. Di sana, hampir setiap malam mereka mempunyai pertunjukan seni budaya yang bermacam-macam," ungkap Mochtar.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan, bangsa yang besar tidak terlepas dari pembangunan seni budayanya. Sedangkan Beijing Opera, merupakan suatu keharmonisan dan pencampuran budaya antar dua suku besar di Tiongkok, yaitu suku Han dan Ching.

"Ini contoh baik bagi kita semua malam ini, bisa mempertunjukan suatu opera yang hebat. Semoga bangsa Indonesia kedepannya mempunyai suatu opera yang juga menunjukkan suku-suku yang ada di bangsa kita ini," jelasnya.

Sementara itu, General Manager Brand of Strategy Meikarta, Guan Zhijian, mengatakan, pihaknya berharap melalui pertunjukan Beijing Opera akan terjalin progres kemajuan bisnis yang indah dan berkelanjutan antara Indonesia dan Tiongkok.

"Pertunjukan ini juga sekaligus merupakan refresentasi ketulusan hati dan komitmen kami yang teguh untuk membangun Indonesia," paparnya.

Artis Beijing Opera, Chu Lanlan, menambahkan, pihaknya secara khusus menyiapkan penampilan yang spesial berupa sebuah lagu dari Indonesia yang berjudul Sing-Sing So yang dikolaborasikan dengan pertunjukan Beijing Opera, yang menghasilkan sebuah karya indah perpaduan budaya Indonesia dan Tiongkok.

"Selain itu, kami juga membawakan beberapa pertunjukan Beijing Opera yang dikolaborasikan dengan budaya lokal lndonesia," tutup dia. (*)



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon