Usai Dilantik AHY, Emil Dardak dan Demokrat Jatim Diminta Langsung Bekerja
Sabtu, 23 April 2022 | 16:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron meminta Ketua DPD Demokrat Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak dan para pengurus DPD Demokrat Jawa Timur agar langsung bekerja mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Pemilu 2024. Emil Dardak Cs diketahui dilantik oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Hotel Surabaya, Jawa Timur Jumat (22/4/2022).
"Usai dilantik, langsung berkerja untuk menjawab dan membuktikan bahwa pengurus DPD yang baru siap mengembalikan kejayaan dan kemenangan Partai Demokrat di pemilu 2024," ujar Herman Khaeron kepada wartawan, Sabtu (23/4/2022).
Baca Juga: Dilantik AHY Jadi Ketua Demokrat Jatim, Emil Dardak Ajak Kader Solid
Kepengurusan DPD Partai Demokrat pimpinan Emil Dardak diwarnai dengan hadirnya wajah baru dari generasi milenial dan juga diperkuat para tokoh berbagai kalangan, agama, ormas, dan politik. Beberapa nama yang menyita perhatian adalah bergabungnya putra dua tokoh di Jatim, yakni Ali Mannagalli Parawansa yang merupakan putra Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Ali Afandi yang diketahui anak dari Ketua DPD AA La Nyalla Mattalitti.
Selain kedua tokoh muda tersebut, terdapat 10 kepala daerah di Jatim masuk sebagai pengurus DPD Partai Demokrat Jatim. Kehadiran putra Khofifah dan La Nyalla serta 10 kepala daerah menjadi vitamin baru untuk kejayaan dan kemenangan Partai Demokrat di Pemilu 2024.
Herman berkeyakinan hadirnya wajah baru, termasuk putra dua tokoh di Jatim dan para kepala daerah dapat mengantarkan Partai Demokrat sebagai pemenang Pemilu 2024.
"Saya yakin mereka yang masuk menjadi pengurus sudah menyatakan siap dan tekadnya untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai pemenang atau juara. Apalagi pengalaman mereka yang sudah tidak diragukannya lagi," tutur Herman yang juga anggota DPR.
Baca Juga: AHY Pilih Emil Dardak, Bayu Airlangga Mundur dari Demokrat
Lebih lanjut, Herman meminta para pengurus DPD Jawa Timur untuk bekerja memastikan Partai Demokrat sebagai partai yang peduli dengan rakyat.
"Jadikan spirit vitamin bagaimana memperkokoh dan kekompakan para kader sesuai dengan arahan Ketum AHY. Langsung berkerja bagaimana memastikan kepada rakyat Partai Demokrat adalah partai yang perduli dan dekat dengan rakyat," imbuh Herman.
Sementara itu, Emil Dardak mengaku bangga dan bersyukur dengan masuknya para tokoh, generasi milenial, para pejabat politik dalam kepengurusan Partai Demokrat Jatim. Emil meyakini kehadiran mereka dapat memperkuat Partai Demokrat di Pemilu 2024.
"Percaya kehadiran mereka menjadi angin segar kepengurusan DPD Partai Demokrat di Jatim, yakni bagaimana mengembalikan kejayaan dan kemenangan Partai Demokrat 2024 sesuai arahan Ketum AHY," tutur Emil Dardak
Baca Juga: AHY Tunjuk Emil Dardak Jadi Ketua DPD Demokrat Jawa Timur
Emil juga memastikan, pengurus DPD Jawa Timur akan langsung bekerja menjalankan mesin partai sehingga Partai Demokrat di Jatim kembali menjadi juara atau pemenang. Dia juga berdoa agar diberikan kekuatan dalam menjalankan amanat sebagai Ketua DPD Demokrat.
"Baru saja kami mengemban amanah untuk mengibarkan panji Demokrat selama lima tahun ke depan di Jatim. Langkah selanjutnya langsung berkerja menjalankan mesin partai dengan konsolidasi di internal," kata Emil.
Baca Juga: Keputusan AHY Tunjuk Emil Dardak Jadi Ketua DPD Demokrat Jatim Dipertanyakan
Lebih lanjut, Emil menegaskan, saat ini tidak ada lagi kubu-kubuan di DPD Partai Demokrat Jatim, baik kubu dirinya atau kubu Bayu Airlangga. Dikatakan, yang ada saat ini adalah kubu yang tegak lurus dan patuh kepada Ketum AHY dan DPP Partai Demokrat.
"Mas AHY adalah the next leader Indonesia. Terima kasih juga kehadiran pemimpin yang hebat untuk Jatim, Ibu Khofifah Indar Parawansa. Demokrasi bukan sekadar mayoritas, tapi rule of law," kata Emil.
Sebanyak 10 kepala daerah yang bergabung dan masuk dalam kepengurusan DPD Partai Demokrat Jawa Timur adalah Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi; Wali Kota Malang, Sutiadji; Bupati Pacitan, Indarta Nur Bayuaji; Wakil Bupati Tuban, Riyadi; Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara; Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati; Bupati Magetan, Suprawoto; Walikota Madiun, Maidi; dan Bupati Ngawi, Ony Anwar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




