Menkes: Karakteristik Subvarian BA.2.75 Belum Terlihat
Selasa, 19 Juli 2022 | 15:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan hingga saat ini karakteristik dari subvarian Omicron BA.2.75 ini belum terlihat polanya.
"BA.2.75 untuk sementara kita masih keep dulu, karene BA.2.75 yang paling banyak di India iya, kita memang sudah ketemu tiga. Satu orang di Bali dan dua orang di Jakarta. Tetapi sampai sekarang kita belum kelihatan polanya berapa cepat dia naiknya dibandingkan dengan BA.4 dan BA.5," kata Budi kepada media saat ditemui di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Selasa (19/7/2022).
Budi menuturkan hingga saat ini peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air disebabkan oleh subvarian BA.4 dan BA.5.
Dikatakan Budi, kenaikan kasus Covid-19, akibat subvarian BA.5 dan BA.5 di Indonesia ini jika bandingkan dengan negara lain seperti India, maka kenaikannya kasus di Indonesia lebih sedikit. Bahkan di Inggris, Portugal, Prancis, Amerika Serikat dan Jepang kenaikan di atas 100.000 kasus.
Sementara terkait dengan perkiraan puncak kasus Covid-19 yang diperkirakan terjadi pada akhir Juli ini, Budi menuturkan saat ini masih melihat perkembangan kepulangan jemaah haji.
"Kita lihat dengan pulangnya jemaah haji, kita lihat profil, mungkin agak berubah karena memang jemaah haji pada berdatangan dan ada beberapa juga yang kena Covid-19," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




