ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus Brigadir J, 4 Pamen Polda Metro Ditempatkan di Patsus

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:56 WIB
SW
BW
Penulis: Stefani Wijaya | Editor: BW
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (kedua kiri) bersama Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi (kiri) Karopenmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (kedua kanan) memberikan keterangan pers di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis, 11 Agustus 2022.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (kedua kiri) bersama Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi (kiri) Karopenmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (kedua kanan) memberikan keterangan pers di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis, 11 Agustus 2022. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, empat perwira menengah (pamen) Polda Metro Jaya (PMJ) ditempatkan di patsus atau tempat khusus di Biro Provost Mabes Polri. Hal itu karena keempatnya diduga melanggar kode etik dalam mengusut kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Hasil riksa dan gelar kemarin malam, ditetapkan empat pamen PMJ, tiga AKBP dan satu Kompol. Menjalankan patsus di Biro Provost Mabes Polri," kata Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu (13/8/2022).

Dengan bertambahnya empat personel tersebut, saat ini yang diduga melanggar kode etik dalam mengusut kasus Brigadir J itu menjadi 36 personel.

Diberitakan, sebelumnya, sebanyak 16 personel Polri ditempatkan di tempat khusus karena diduga melanggar kode etik dalam mengusut kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

ADVERTISEMENT

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo memerinci, 6 orang ditempatkan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Sedangkan 10 orang lainnya di tempat khusus di Provost.

Baca Juga: Langgar Kode Etik Kasus Brigadir J, 16 Polisi Ditempatkan di Tempat Khusus

"Untuk Patsus saat ini total 16 orang; 6 orang patsus di Mako, dan 10 orang Patsus di Provost," kata Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu (13/8/2022).

Akan tetapi, Dedi belum memerinci terkait nama-nama 16 orang tersebut yang telah ditempatkan di tempat khusus.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon