Pusaran Baru Industri Kopi Indonesia di JambiSumber: JambiLink.id
JAMBI – Provinsi Jambi, dengan kekayaan alamnya yang melimpah, kini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat perkebunan kopi terbesar di Indonesia. Sebuah laporan terbaru yang dirilis oleh JambiOne.com, berdasarkan data dari “Provinsi Jambi dalam Angka 2023”, mengungkapkan perkembangan signifikan dalam industri kopi daerah ini.
Pada tahun 2022, total luas area perkebunan kopi di Jambi mencapai 27.350 hektare, angka yang mencerminkan pertumbuhan yang pesat di sektor ini. Kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, yang terbentang luas dengan lanskap hijau yang subur, telah menjadi titik fokus dalam memperkuat industri kopi sebagai salah satu sektor ekonomi utama.
Dengan kondisi geografis dan iklim yang ideal, perkebunan kopi di Jambi terus memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan kopi nasional. Berikut ini adalah uraian rinci mengenai luas areal perkebunan kopi di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi:
Merangin: Dengan luas areal mencapai 11.559 hektare, Merangin berada di puncak daftar, menandakan kontribusinya yang paling signifikan dalam industri kopi. Kerinci: Kabupaten Kerinci, dengan luas areal 9.309 hektare, menempati posisi kedua. Tanjung Jabung Barat: Menyusul di peringkat ketiga dengan luas 2.921 hektare. Sungai Penuh: Kota ini berada di urutan keempat dengan 1.542 hektare. Bungo: Kabupaten ini menduduki peringkat kelima dengan luas 913 hektare. Sarolangun: Dengan 719 hektare, Sarolangun berada di urutan keenam. Tebo: Kabupaten ini memiliki luas 286 hektare, menempatinya di urutan ketujuh. Muaro Jambi: Walaupun lebih kecil, daerah ini berada di urutan kedelapan dengan 94 hektare. Batanghari: Di urutan kesembilan dengan 7 hektare. Tanjung Jabung Timur dan Kota Jambi: Data luas areal kopi belum tersedia.
Pusaran Baru Industri Kopi Indonesia di Jambi
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
Tak Buka Selat Hormuz, Trump Ultimatum Iran Jadi Neraka dalam 48 Jam
3
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




