Rumah Runtuh tapi Hati Tidak Patah: Kisah Abidin di Wajo Sulawesi SelatanSumber: Katasulsel.com
Kolong rumah reyot. Hujan menetes di bahu. Tapi Abidin tetap tegar.
Rumah seharusnya menjadi tempat pulang. Tapi rumah Abidin sudah nyaris roboh. Atap bocor, lantai lapuk, dinding retak. Yang tersisa hanyalah kolong rumah, tempat ia bertahan hidup setiap hari.
Setiap pagi, Abidin membuka mata di bawah kolong itu. Angin masuk melalui celah atap, membawa debu, daun kering, dan aroma hujan.
Saat hujan turun, tetesannya menimpa bahunya. Ia mengangkat bahu, tersenyum tipis, lalu menyalakan kompor kecil untuk membuat kopi. Hidupnya sederhana, tapi keras.
BACA SELENGKAPNYA
Rumah Runtuh tapi Hati Tidak Patah: Kisah Abidin di Wajo Sulawesi Selatan
Bagikan
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
Pilot AS yang Hilang di Iran Diduga Berkamuflase Menunggu Diselamatkan
INTERNASIONAL
18 menit yang lalu
2982250
2982259
2982254
2982253
2982280
2982279
2982275
2982285
2982277
2982284
ARTIKEL TERPOPULER
3
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




