30 Jemaah Ahmadiyah Bekasi Terkurung di Masjid
Senin, 8 April 2013 | 12:52 WIB
Bekasi - Sebanyak 30 orang jamaah Ahmadiyah masih terkurung di dalam Masjid Al-Misbah, Bekasi sejak hari Kamis (4/4) ketika petugas dari Satpol PP Bekasi mengunci masjid dan memagari masjid dengan seng.
"Tiga puluh orang ini sedang berjaga dalam masjid ketika peristiwa pemagaran masjid," kata Firdaus Mubarik, Juru Bicara Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) pada Beritasatu.com, Senin (8/4).
"Ketika petugas menutup masjid, mereka tidak dikeluarkan, petugas asal tutup saja," tambah Firdaus.
Menurut Firdaus, ketigapuluh orang ini terkurung di dalam bagian masjid dan hanya punya akses ke halaman belakang.
Hari Jumat keesokan harinya, ketika jemaah Ahmadiyah lainnya ingin memberi mereka makan, mereka diancam oleh Kapolsek Pondok Gede Dedy Tabrani.
"Kapolsek pernah mengancam siapa yang memberikan makan akan ditangkap," sambung Firdaus. "Untungnya hari Jumat persediaan makanan masih ada. Kami memberikan mereka makan Jumat tengah malam, kucing-kucingan dengan polisi. Hari Sabtu, terdengar lagi ancaman serupa."
Setelah berita mengenai ancaman tersebut diramaikan media, Dedy minta maaf kepada jamaah Ahmadiyah dan menawarkan mengirimkan nasi goreng untuk jamaah yang berada di dalam masjid.
Jamaah Ahmadiyah yang berada di luar secara rutin memberikan makan melalui tangga, karena mereka tetap tidak diizinkan masuk.
Firdaus mengatakan, jamaah Ahmadiyah yang terkunci di masjid memang tidak ingin keluar sampai ada kepastian bahwa mereka bisa menggunakan masjid tersebut untuk beribadah kembali.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




